Berbagi di Bulan Suci, Kapolri Tekankan Polri Bekerja dengan Hati
JAKARTA — Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa kegiatan berbagi takjil yang dilakukan jajaran kepolisian bukanlah bentuk pencitraan. Menurutnya, aksi tersebut merupakan wujud komitmen Polri untuk terus hadir, melayani, dan mengayomi masyarakat.
“Berbagi takjil bukan karena ingin dipuji, melainkan Polri selalu ada untuk masyarakat. Polri selalu mengayomi masyarakat, bukan mengabaikan masyarakat,” ujar Kapolri Sigit. Rabu, 25 Februari 2026.
Pernyataan itu disampaikan di tengah rangkaian kegiatan sosial Polri selama Ramadan. Selain pembagian takjil, kepolisian juga menggelar bakti sosial, pengamanan ibadah, hingga pelayanan publik yang tetap berjalan selama bulan suci.
Kapolri menekankan bahwa kehadiran Polri harus dirasakan secara nyata oleh masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian sosial. Ia berharap kegiatan tersebut dapat mempererat hubungan antara kepolisian dan warga.
Ramadan, lanjut Kapolri, menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai empati, solidaritas, dan semangat pelayanan. “Polri ingin memastikan masyarakat merasa aman, nyaman, dan diperhatikan,” tegasnya.
Kegiatan berbagi takjil yang digelar di berbagai daerah pun mendapat respons positif dari masyarakat, terutama bagi para pengguna jalan dan warga yang sedang menjalankan ibadah puasa.














