Polres Wajo Tegas Awasi Harga Bahan Pokok, Penimbun dan Permain Harga Siap Ditindak
WAJO, SULSEL — Kepolisian Resor Wajo melalui Unit III Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim turun langsung ke pasar untuk mengawasi harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok selama bulan Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Pemantauan tersebut dilaksanakan pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 10.00 Wita di dua titik utama, yakni Pasar Tempe di Kelurahan Tempe dan Pasar Mini Siengkang di Kelurahan Siengkang, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Unit Penyelidikan III Satreskrim Polres Wajo, IPTU Tahyawiguna, bersama personel Unit III Tipidter serta melibatkan instansi terkait guna memastikan stabilitas harga dan kelancaran distribusi bahan pokok.
Dalam operasi pasar tersebut, petugas melakukan pengecekan langsung terhadap harga dan ketersediaan komoditas utama seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir. Tim juga berdialog dengan para pedagang untuk memantau kondisi pasokan serta perkembangan harga di tingkat pasar.
IPTU Tahyawiguna menegaskan, pengawasan ini merupakan langkah tegas kepolisian untuk mencegah praktik curang di sektor perdagangan, terutama penimbunan barang dan permainan harga yang berpotensi merugikan masyarakat.
“Polisi tidak akan mentolerir praktik penimbunan maupun permainan harga yang merugikan masyarakat, khususnya di bulan Ramadan saat kebutuhan masyarakat meningkat,” tegas Tahyawiguna.
Ia mengungkapkan, berdasarkan hasil pemantauan sementara di dua pasar tersebut, stok bahan pokok masih terpantau aman dan distribusinya berjalan lancar.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap meningkatkan pengawasan untuk mencegah adanya pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan situasi dengan menaikkan harga secara tidak wajar.
“Kami turun langsung memastikan tidak ada celah bagi pelaku usaha nakal yang mencoba memainkan harga atau menimbun barang demi keuntungan pribadi,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para pedagang agar tetap mematuhi aturan yang berlaku dan tidak memanfaatkan momentum Ramadan untuk mengambil keuntungan secara berlebihan.
“Jika ditemukan adanya pelanggaran, baik penimbunan maupun permainan harga, kami pastikan akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya.
Polres Wajo menegaskan bahwa pengawasan terhadap harga dan distribusi bahan pokok akan terus dilakukan secara berkala hingga menjelang Idul Fitri guna menjaga stabilitas ekonomi serta melindungi masyarakat dari praktik perdagangan yang merugikan.














