Kapolri Ungkap Upaya Pemerintah Perkuat Ekonomi Nasional di Tengah Tekanan Global
JAKARTA – Listyo Sigit Prabowo membeberkan berbagai langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global yang dipicu konflik geopolitik dan dinamika ekonomi dunia.
Hal tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri acara Silaturahmi Ramadan bersama DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Barat di PT NOK, Jumat (6/3/2026) sore.
Dalam sambutannya, Kapolri menjelaskan bahwa situasi global saat ini tengah menghadapi tekanan akibat eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Kondisi tersebut dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi dunia, termasuk Indonesia.
Meski demikian, pemerintah Indonesia terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui berbagai kebijakan strategis serta langkah diplomasi internasional.
Kapolri menyebut salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah melakukan negosiasi perdagangan dengan Amerika Serikat terkait tarif yang dikenakan terhadap Indonesia. Melalui proses negosiasi tersebut, pemerintah berhasil menurunkan tarif dari sebelumnya 32 persen menjadi 19 persen.
Selain itu, pemerintah juga mendorong program hilirisasi di berbagai sektor industri guna meningkatkan nilai tambah sumber daya alam dalam negeri. Program tersebut mencakup pengembangan industri otomotif, produksi baterai kendaraan listrik, hingga peningkatan lifting minyak nasional.
Menurut Kapolri, kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional agar lebih mandiri dan tidak terlalu bergantung pada negara lain.
Di sisi lain, pemerintah melalui program Asta Cita juga terus memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional. Upaya tersebut dilakukan agar Indonesia mampu bertahan menghadapi berbagai tekanan ekonomi global.
Kapolri menegaskan bahwa seluruh sumber daya alam yang dimiliki Indonesia harus dikelola secara optimal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan buruh, untuk bersama-sama menjaga stabilitas ekonomi dan mendukung iklim investasi yang kondusif di Indonesia.
Selain itu, Kapolri mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia agar tenaga kerja Indonesia mampu bersaing secara global, terutama dalam mendukung pengembangan industri nasional dan program hilirisasi yang tengah digalakkan pemerintah.
“Dalam situasi global yang penuh tantangan seperti saat ini, Indonesia harus mampu berdiri di atas kaki sendiri dengan mengoptimalkan seluruh potensi ekonomi yang dimiliki,” tegas Kapolri.














