SAMARINDA, Kantor Pertanahan Kota Samarinda kini hadir dengan wajah baru. Layanan publik di bidang pertanahan resmi memasuki era yang lebih modern dan efisien lewat peresmian Loket Pelayanan Pertanahan Terintegrasi, baru baru ini.
Acara peresmian dilakukan oleh Direktur Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan Kementerian ATR/BPN, Dr. Embun Sari, bersama Wakil Walikota Samarinda, Saefuddin Zuhri, Kepala Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Timur, Deni Ahmad Hidayat, Kepala Kantor Pertanahan Kota Samarinda, Ceto Subagiyo.
Peluncuran ini menjadi simbol kuat transformasi layanan pertanahan yang tidak lagi konvensional. Loket baru ini tidak hanya lebih nyaman dari sisi fasilitas fisik, tapi juga terintegrasi penuh dengan sistem elektronik dan digitalisasi layanan.
“Perubahan ini bukan sekadar tampilan luar, tapi mencerminkan semangat kami untuk terus menghadirkan pelayanan yang lebih baik, cepat, dan transparan kepada masyarakat,” tutur Dirjen Embun Sari saat memberi testimoni.
Mengusung prinsip mudah diakses, cepat dilayani, dan ramah pengguna, loket yang baru diresmikan ini menjadi bagian dari komitmen mendalam Kementerian ATR/BPN dalam mendorong pelayanan pertanahan berbasis teknologi informasi.
Kepala Kanwil BPN Provinsi Kaltim, Deni Ahmad Hidayat, menambahkan bahwa upaya ini juga merupakan bagian dari dukungan terhadap program reformasi birokrasi dan penguatan zona integritas di lingkungan kementerian.
“Fasilitas sudah tersedia, sekarang saatnya kualitas pelayanan ditingkatkan. Inilah harapan besar kami dari peluncuran ini,” ujarnya.
Sementara itu, Ceto Subagiyo, menjelaskan bahwa sistem loket yang baru dirancang untuk menyambut era digital, termasuk pemanfaatan aplikasi Sentuh Tanahku, sistem antrean online dan layanan yang dapat dipantau secara transparan.
“Ini bukan sekadar inovasi teknologi, tapi perubahan budaya kerja menuju pelayanan publik yang lebih manusiawi dan efisien,” bebernya.
Acara peresmian juga dihadiri para pejabat dari Direktorat Jenderal PTPP Kementerian ATR/BPN, jajaran pemerintah daerah, dan kepala kantor pertanahan dari kabupaten/kota di Kalimantan Timur.
Melalui loket modern ini, masyarakat diharapkan bisa merasakan langsung kemudahan mengurus urusan pertanahan tanpa ribet, tanpa antre lama, dan tanpa rasa was-was.
















