Hadir dengan Sentuhan Humanis, Satgas Damai Cartenz 2026 Perkuat Keamanan dan Kepedulian di Puncak Papua
Puncak, Papua Tengah — Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dengan mengedepankan pendekatan humanis yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Melalui patroli dialogis yang dipadukan dengan pelayanan kesehatan, kehadiran aparat negara terasa semakin dekat dan bermakna bagi warga Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di GKI Jemaat Thabernakel hingga kawasan Bukit Nanas ini tidak hanya berfokus pada upaya preventif menjaga kondusivitas wilayah, tetapi juga menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat. Pemeriksaan kondisi tubuh hingga pemberian obat-obatan dasar dilakukan secara langsung, sebagai wujud kepedulian terhadap kebutuhan mendasar warga.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas. Kehadiran personel disambut hangat, sekaligus menjadi ruang interaksi yang mempererat hubungan emosional antara aparat dan masyarakat. Dialog yang terjalin menciptakan rasa aman serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Kepala Operasi Damai Cartenz, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pendekatan humanis merupakan strategi utama dalam membangun stabilitas yang berkelanjutan.
“Kami ingin memastikan kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam aspek keamanan, tetapi juga melalui pelayanan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Ini adalah bagian dari upaya membangun kepercayaan yang kokoh,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menambahkan bahwa nilai-nilai kemanusiaan akan terus menjadi fondasi dalam setiap pelaksanaan tugas di Papua.
“Kami mengedepankan keseimbangan antara penegakan hukum dan pendekatan kemanusiaan. Melalui kegiatan ini, kami berharap hubungan yang harmonis antara aparat dan masyarakat semakin terjalin kuat,” ungkapnya.
Melalui langkah ini, Satgas Damai Cartenz tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menghadirkan rasa kepedulian dan kehadiran negara yang nyata, demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan berkelanjutan di wilayah pegunungan Papua Tengah.














