Polsek Urban Pitumpanua Ungkap Kasus Pencurian di Siwa, Pelaku Berhasil Diamankan
WAJO, SULSEL — Kepolisian Sektor (Polsek) Urban Pitumpanua berhasil mengungkap kasus pencurian yang terjadi di Kelurahan Siwa, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo. Pengungkapan ini menjadi bukti respons cepat aparat kepolisian dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.
Kapolsek Urban Pitumpanua, AKP Andi Suhidin, SH, MH, menyampaikan bahwa proses pengungkapan dilakukan melalui serangkaian penyelidikan yang cermat dan terukur.
“Setelah menerima laporan dari korban, anggota kami segera melakukan langkah-langkah penyelidikan, mulai dari pemeriksaan saksi hingga penelusuran barang bukti. Alhamdulillah, terduga pelaku telah berhasil kami amankan,” ujar Andi Suhidin, Rabu (8/4/2026).
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin dini hari, 16 Februari 2026, di Jalan Tocamming, Kelurahan Siwa. Pelaku diduga memasuki rumah korban yang dalam keadaan kosong dengan cara memanjat dinding samping, kemudian mengambil sejumlah barang berharga.
Adapun barang yang dilaporkan hilang meliputi dua unit laptop, sebilah badik pusaka, serta uang tunai, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp28 juta.
Dalam proses pengembangan, aparat kepolisian berhasil menemukan salah satu barang bukti berupa laptop di wilayah Kabupaten Luwu, yang diduga sempat berpindah tangan.
“Satu unit laptop telah kami amankan, sementara barang bukti lainnya masih dalam proses penelusuran lebih lanjut,” jelasnya.
Lebih lanjut, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa terduga pelaku diduga tidak hanya melakukan satu kali aksi, melainkan juga terlibat dalam beberapa kasus pencurian lain di wilayah Wajo. Hal ini masih terus didalami oleh pihak kepolisian.
Polsek Urban Pitumpanua juga terus berkoordinasi dengan Tim Resmob Polres Wajo guna mengungkap kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.
“Kami berkomitmen untuk menyelesaikan perkara ini secara tuntas serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kami juga mengimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong,” tutup Andi Suhidin.














