Wujud Kepedulian Pimpinan, Kapolda Banten Jenguk Anggota Korban Tabrak Lari di Tol Rangkasbitung–Panimbang
BANTEN, LEBAK, 7 November 2026 – Kepedulian terhadap anggota yang tengah mengalami musibah ditunjukkan Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan, S.I.K., M.M., M.H., dengan mengunjungi kediaman Briptu Wahyu, personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Polda Banten yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas tabrak lari di ruas Tol Rangkasbitung–Panimbang.
Kunjungan tersebut berlangsung di Kampung Ciuyah, RT/RW 001/006, Desa Ciuyah, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak. Kapolda Banten hadir didampingi sejumlah pejabat utama Polda Banten, Kapolres Lebak AKBP Arninsi, serta Kasat PJR Polda Banten AKBP Syamsul Bahri, A.Md.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda menyampaikan doa dan dukungan moril kepada Briptu Wahyu beserta keluarganya. Ia berharap anggotanya segera memperoleh kesembuhan, menjalani pemulihan dengan baik, dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.
Menurut Kapolda, perhatian terhadap anggota yang mengalami musibah merupakan bagian dari tanggung jawab dan kepedulian pimpinan dalam membangun lingkungan kerja yang dilandasi rasa kekeluargaan, solidaritas, dan kebersamaan.
Selain memberikan dukungan kepada Briptu Wahyu, Kapolda juga menyampaikan pesan penting kepada seluruh personel agar senantiasa menempatkan kesehatan dan keselamatan sebagai prioritas dalam menjalankan tugas kepolisian.
“Jangan terlalu memaksakan diri dalam bekerja. Setiap anggota harus memahami kemampuan dan kondisi fisiknya masing-masing. Kesehatan harus menjadi perhatian utama agar kita dapat melaksanakan tugas dengan baik,” ujar Kapolda Banten.
Ia mengingatkan bahwa pelaksanaan tugas kepolisian memiliki berbagai risiko yang harus diantisipasi melalui kesiapan fisik, kewaspadaan, serta kepatuhan terhadap prosedur keselamatan. Karena itu, setiap personel diminta tidak mengabaikan kondisi tubuh, memperhatikan waktu istirahat, dan menghindari aktivitas yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Kapolda juga menekankan bahwa kesehatan mental tidak kalah penting. Kemampuan mengelola tekanan pekerjaan, menjaga keseimbangan, dan memperoleh istirahat yang cukup menjadi bagian dari upaya menjaga kesiapan personel dalam menghadapi berbagai tantangan tugas.
Kunjungan ini sekaligus menjadi bentuk dukungan moral institusi kepada anggota yang sedang menjalani masa pemulihan. Kehadiran pimpinan di tengah keluarga personel diharapkan dapat memberikan semangat serta memperkuat keyakinan bahwa anggota tidak menghadapi masa sulit seorang diri.
Melalui momentum tersebut, Kapolda Banten berharap budaya saling peduli dan memperhatikan keselamatan terus tumbuh di lingkungan Polda Banten. Sebab, profesionalisme kepolisian tidak hanya tercermin dari pelaksanaan tugas kepada masyarakat, tetapi juga dari bagaimana institusi menjaga, menghargai, dan memperhatikan kesejahteraan anggotanya.
Kepedulian, keselamatan, dan solidaritas menjadi fondasi penting dalam membangun institusi Polri yang humanis, profesional, serta kuat dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.















