Polres Paser Matangkan Pembangunan Zona Integritas 2026, Terima Pendampingan Rorena Polda Kaltim
PASER – Polres Paser terus memantapkan langkah dalam pembangunan Zona Integritas (ZI) Tahun 2026. Upaya tersebut diperkuat melalui kunjungan Tim Internalisasi Biro Perencanaan dan Anggaran (Rorena) Polda Kalimantan Timur, yang berlangsung di Ruang Rupatama Polres Paser, Jumat (20/02/2026).
Kegiatan asistensi Pembangunan Zona Integritas dan PEKPPP Mandiri T.A. 2026 itu disambut Wakapolres Paser, Kompol Anton Saman, S.H., M.M. Kehadiran tim menjadi bagian dari strategi penguatan tata kelola organisasi sekaligus memastikan kesiapan Polres Paser menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
Tim asistensi yang dipimpin AKP Winarso Heru Prasetyo, S.E. memberikan arahan teknis terkait tahapan pembangunan ZI.
Pendampingan difokuskan pada kesesuaian implementasi program dengan standar dan ketentuan Kementerian PAN-RB, khususnya pada kelengkapan dokumen, validitas data, dan eviden pendukung di setiap area perubahan.
“Pendampingan ini penting untuk memastikan seluruh indikator terpenuhi secara komprehensif, baik dari sisi administrasi maupun substansi pelaksanaan program,” ujar AKP Winarso Heru Prasetyo dalam sesi pengarahan.
Selain menekankan aspek administratif, tim juga menyampaikan rekomendasi strategis guna meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat akuntabilitas kinerja, serta mendorong transparansi dan efektivitas tata kelola. Diskusi interaktif digelar untuk mengevaluasi progres pembangunan ZI yang telah berjalan.
Dalam evaluasi tersebut, tim mengidentifikasi sejumlah kendala teknis, termasuk optimalisasi pengumpulan data dukung dan konsistensi implementasi program pada unit kerja. Sebagai solusi, disepakati langkah-langkah perbaikan, di antaranya penguatan koordinasi internal, peningkatan pemahaman personel terhadap indikator ZI, serta percepatan pemenuhan eviden.
Wakapolres Paser, Kompol Anton Saman, menegaskan komitmen jajarannya dalam menjaga integritas dan profesionalisme. Ia menekankan bahwa pembangunan Zona Integritas merupakan proses berkelanjutan yang menuntut perubahan budaya kerja.
“ZI bukan sekadar target penilaian, tetapi wujud nyata reformasi birokrasi. Kami siap memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan kualitas layanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Melalui kegiatan asistensi ini, Polres Paser diharapkan mampu mengakselerasi capaian pembangunan ZI Tahun 2026. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian sebagai pelayan masyarakat yang bersih, profesional, dan humanis.















