Tak Main-Main! Polda Kaltim Grebek ABH Bawa Ekstasi, Barang Bukti Dimusnahkan Langsung
BALIKPAPAN, 24 Februari 2026 – Lagi-lagi Polda Kalimantan Timur (Kaltim) bikin geger! Seorang Anak Berkonflik dengan Hukum (ABH) berinisial MNG diamankan karena kedapatan membawa 5 butir ekstasi, yang disembunyikan rapi dalam bungkus rokok di parkiran Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda.
Kejadian ini terungkap pada Rabu, 11 Februari 2026, ketika tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim melakukan patroli dan penyelidikan rutin. Tak lama, pelaku berhasil diamankan beserta satu unit telepon genggam yang digunakan untuk bertransaksi narkoba.
Selasa (24/02/2026), barang bukti langsung dimusnahkan di Gedung Ditresnarkoba Polda Kaltim.
Pemusnahan dipimpin AKBP Musliadi Mustafa, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kaltim, didampingi AKBP Hendry K.D. Sidabutar, Kasubdit I Ditresnarkoba. Hadir pula perwakilan Pengadilan Negeri Balikpapan dan Kejaksaan Negeri Balikpapan, memastikan semua proses berlangsung transparan dan akuntabel.
AKBP Musliadi Mustafa menegaskan, “Ini bukti nyata bahwa Polda Kaltim tak main-main dengan narkoba. Siapa pun yang mencoba mengedarkan narkoba, apalagi melibatkan anak-anak, akan kami tindak tegas. Generasi muda Kaltim harus kita lindungi dari bahaya narkoba.”
Netizen pun ramai membicarakan kasus ini. Banyak yang terkejut seorang ABH bisa membawa narkoba di tengah kota, sementara sebagian lain memuji keberanian polisi menindak tegas pelaku dan jaringan narkoba.
Fakta menarik lainnya:
Barang bukti disembunyikan dalam bungkus rokok, cara klasik pengedar narkoba untuk mengelabui polisi.
Pemusnahan ekstasi ini dilakukan secara resmi di depan perwakilan pengadilan dan kejaksaan, menegaskan transparansi penegakan hukum.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi jaringan narkoba lain di Kaltim: “Jangan coba-coba, hukum akan menindak!”
Dengan pemusnahan ini, Polda Kaltim kembali membuktikan komitmen tanpa kompromi melawan peredaran narkotika. Aksi ini diprediksi bakal jadi trending di media sosial, terutama di kalangan netizen muda yang selalu mengikuti perkembangan kasus narkoba.














