Kapolri Donor Darah, Wujud Kepedulian Polri kepada Buruh dan Masyarakat
JAKARTA – Kepedulian Polri kembali ditunjukkan Kapolri Listyo Sigit Prabowo dengan ikut mendonorkan darah saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) di Lapangan PT Victory Ching Luh Indonesia, Tangerang, Banten, Senin (16/2/2026).
Dalam rangkaian kegiatan sosial dan kesehatan tersebut, Kapolri meninjau langsung pelayanan yang diberikan kepada buruh dan masyarakat. Saat berada di lokasi donor darah, Kapolri memutuskan untuk ikut menyumbangkan darahnya.
Sebelum proses donor, Kapolri menjalani pemeriksaan oleh tenaga kesehatan dan dinyatakan memenuhi syarat. Aksi tersebut menjadi simbol nyata empati dan solidaritas Polri terhadap sesama.
Usai donor darah, Kapolri melanjutkan peninjauan kegiatan. Ia juga menyempatkan diri menyapa buruh, berdialog singkat, serta melayani permintaan foto bersama.
Kapolri menegaskan, Polri berkomitmen mendukung kesejahteraan buruh serta mengawal hak-hak pekerja agar tetap terlindungi.
“Kami dari Polri akan terus mendukung program terkait kaum buruh, terutama hak-hak yang harus dikawal dan dijaga,” ujar Kapolri.
Kapolri berharap hubungan industrial antara perusahaan dan pekerja dapat terus terjaga dengan baik, sehingga stabilitas usaha berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan buruh.
Perayaan HUT KSPSI ke-53 diisi dengan berbagai kegiatan sosial, di antaranya bakti sosial kesehatan, donor darah, dan renovasi rumah buruh tak layak huni.
Kapolri juga menekankan peran Desk Ketenagakerjaan Polri dalam memberikan pendampingan kepada buruh, khususnya mereka yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).
“Desk Ketenagakerjaan Polri terus optimal memberikan pendampingan, termasuk mencarikan solusi yang dibutuhkan agar buruh mendapatkan kepastian masa depan,” ucapnya.
Lebih lanjut, Kapolri mengajak seluruh elemen buruh untuk bersama-sama mendukung program pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja baru, baik di sektor formal maupun nonformal, guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.














