Bupati dan Wakil Bupati Wajo Sampaikan Marhaban Yaa Ramadhan, Serukan Penguatan Iman dan Harmoni Sosial
“21 Februari 2026“
WAJO – Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Bupati Wajo H. Andi Rosman bersama Wakil Bupati Wajo H. Baso Rahmanuddin menyampaikan ucapan marhaban yaa Ramadhan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Wajo. Ucapan tersebut menjadi pesan resmi pemerintah daerah dalam menyongsong bulan penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan.
Dalam pernyataannya, Bupati Wajo menegaskan bahwa Ramadhan merupakan momentum penting untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan, sekaligus mempererat persaudaraan di tengah masyarakat. Ia mengajak seluruh warga menjadikan bulan suci sebagai ruang refleksi diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta menumbuhkan empati sosial.
“Marhaban yaa Ramadhan. Semoga Ramadhan tahun ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Wajo. Mari kita isi hari-hari puasa dengan ibadah, kerja-kerja produktif, dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga suasana yang aman, damai, dan kondusif selama Ramadhan. Menurutnya, stabilitas sosial menjadi kunci agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk. Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen mendukung terciptanya lingkungan yang tertib, nyaman, dan harmonis.
Bupati juga mengingatkan agar nilai-nilai toleransi dan saling menghormati terus dijaga, terutama dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk. Ia berharap Ramadhan menjadi perekat kebersamaan, bukan hanya di lingkungan keluarga, tetapi juga antarwarga dan antarkomunitas.
Senada dengan itu, Wakil Bupati Wajo menyampaikan bahwa Ramadhan bukan sekadar ritual tahunan, melainkan kesempatan untuk memperbaiki kualitas diri. Ia mengajak masyarakat memperbanyak ibadah, menjaga akhlak, serta memperkuat solidaritas sosial melalui kegiatan-kegiatan positif.
“Ramadhan mengajarkan kesabaran, kejujuran, dan kepedulian. Ini saat yang tepat untuk mempererat silaturahmi, membantu sesama, serta menumbuhkan semangat kebersamaan,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Wajo juga mendorong masyarakat untuk menjaga ketertiban umum, termasuk dalam aktivitas keagamaan, ekonomi, dan sosial yang meningkat selama Ramadhan. Warga diimbau tetap memperhatikan etika bermasyarakat, menghormati waktu ibadah, serta menjaga keamanan lingkungan.
Selain itu, pemerintah daerah mengajak seluruh elemen, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga pemuda, untuk bersama-sama menciptakan Ramadhan yang sejuk dan penuh makna. Kolaborasi sosial dinilai penting dalam menjaga persatuan dan memperkuat harmoni di Bumi Lamaddukelleng.
Dengan semangat Ramadhan 1447 Hijriah, diharapkan masyarakat Wajo tidak hanya merasakan keberkahan secara spiritual, tetapi juga memperkuat persatuan, kepedulian, dan nilai-nilai kebajikan dalam kehidupan sehari-hari.














