Kapolda Sumsel Tegaskan Kesiapsiagaan Polri, Pemantapan Asta Cita dan Pengamanan Ramadhan 1447 H
PALEMBANG – 22 Februari 2026,- Kapolda Sumatera Selatan Sandi Nugroho menegaskan komitmen tegas jajaran Polda Sumatera Selatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Penegasan itu disampaikan saat memimpin rapat pemantapan Program Asta Cita Presiden RI, yang sekaligus membahas strategi pengamanan menghadapi dinamika sosial serta kesiapan bulan suci Ramadhan 1447 H.
Dalam arahannya, Kapolda menekankan bahwa stabilitas kamtibmas merupakan prioritas utama Polri. Seluruh personel diminta meningkatkan kewaspadaan, memperkuat deteksi dini, dan memastikan respons cepat terhadap setiap potensi gangguan keamanan.
“Polri harus hadir sebagai garda terdepan menjaga rasa aman masyarakat. Tidak boleh ada celah terhadap potensi gangguan kamtibmas,” tegasnya.
Antisipasi Apel Ojol dan Kegiatan Buruh
Rapat juga memfokuskan pembahasan pada rencana apel ojek online (ojol) dan kegiatan penyampaian aspirasi oleh kelompok buruh. Kapolda menegaskan pengamanan dilakukan secara profesional, proporsional, dan humanis, tanpa mengabaikan ketegasan terhadap pelanggaran hukum.
“Setiap warga negara berhak menyampaikan aspirasi, namun harus tetap mematuhi aturan. Polri akan mengawal agar kegiatan berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu kepentingan umum,” ujarnya pada 21 Februari 2026.
Pengamanan Ramadhan 1447 H Diperketat
Menghadapi Ramadhan, Kapolda menginstruksikan peningkatan patroli rutin, pengamanan masjid dan tempat ibadah, serta pengawasan di pusat keramaian seperti pasar dan lokasi penjualan takjil. Langkah ini bertujuan menciptakan suasana kondusif agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman.
Peran Bhabinkamtibmas turut dioptimalkan untuk memperkuat sinergi dengan tokoh agama dan masyarakat. Selain menjaga keamanan, personel juga diminta aktif memberikan imbauan kamtibmas.
Polri Tegas dan Humanis
Kapolda menegaskan bahwa Polri akan bertindak tegas terhadap segala bentuk gangguan keamanan, kriminalitas, maupun potensi konflik sosial. Namun demikian, pendekatan persuasif dan dialog tetap dikedepankan sebagai upaya preventif.
Melalui rapat pemantapan ini, Polda Sumsel memastikan kesiapan penuh personel dan strategi pengamanan terpadu. Komitmen tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas kamtibmas di Sumatera Selatan, baik dalam dinamika sosial maupun selama pelaksanaan ibadah Ramadhan 1447 H.














