Kapolsek Maniangpajo Turun Tangan, Pastikan Stok Pangan Aman dan Distribusi Tak Boleh Terganggu
WAJO, SULSEL — Kepolisian tak tinggal diam. Kapolsek Maniangpajo, IPTU Haryadi, turun langsung memimpin pengecekan stok pangan di gudang Bulog Mattirowalie 1 dan 2, Rabu (22/4/2026), sebagai langkah tegas memastikan tidak ada celah gangguan terhadap kebutuhan pokok masyarakat.
Didampingi Wakapolsek IPDA H. Safriyadi dan PS Kanit Intelkam AIPTU Syamsuddin, kegiatan yang digelar di Kantor Desa Abbanuangnge ini bukan sekadar silaturahmi. Ini adalah bentuk kontrol nyata aparat terhadap stabilitas pangan di wilayah.
Hasilnya tak terbantahkan. Stok beras di Gudang Bulog Mattirowalie 1 mencapai 24.500 ton. Sementara di Mattirowalie 2 tersedia 2.400 ton beras dan 6.790 ton jagung. Angka ini menegaskan ketersediaan pangan masih dalam kondisi aman—dan harus tetap dijaga tanpa kompromi.
IPTU Haryadi menegaskan, tidak boleh ada pihak yang bermain-main dengan distribusi pangan. Kepolisian akan berdiri di garis depan mengawal pasokan agar tidak terganggu.
“Stok aman, dan harus tetap aman. Kami tidak akan mentolerir segala bentuk gangguan distribusi yang berpotensi merugikan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa pengawasan akan terus diperketat. Sinergi dengan Bulog dan instansi terkait bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis untuk menutup setiap celah potensi kelangkaan.
“Distribusi pangan adalah urat nadi masyarakat. Siapa pun yang mencoba mengganggu, akan kami tindak tegas,” pungkas Haryadi.














