Kapolda Sulbar Teguhkan Toleransi dan Persaudaraan, Polri Hadir Menjaga Kerukunan Tanpa Sekat
Selasa, 20 Oktober 2026
MAMUJU, SULAWESI BARAT — Komitmen menjaga persatuan, merawat toleransi, dan memperkuat kepercayaan masyarakat terus menjadi bagian penting dari upaya mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif. Pesan tersebut ditegaskan Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol Totok Suharyanto, saat menghadiri kegiatan Minggu Kasih di Gereja Katolik Santa Maria, Mamuju, Minggu 18 Oktober 2026 lalu.
Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, Kapolda Sulbar menyapa pastor serta jemaat, sekaligus memohon doa dan dukungan agar amanah yang diembannya dapat dijalankan dengan baik, profesional, dan bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat Sulawesi Barat.
Interaksi yang berlangsung akrab, termasuk ketika Kapolda menyapa anak-anak, mencerminkan pendekatan humanis Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Kehadiran tersebut sekaligus menegaskan bahwa pelayanan kepolisian harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan agama, keyakinan, suku, maupun latar belakang sosial.
Toleransi dan Persaudaraan Menjadi Fondasi Keamanan
Kapolda Sulbar menekankan bahwa menjaga keamanan bukan semata-mata berkaitan dengan pelaksanaan tugas kepolisian dan penegakan hukum. Lebih dari itu, keamanan membutuhkan kepercayaan publik, komunikasi yang terbuka, penghormatan terhadap perbedaan, serta komitmen bersama untuk memelihara persaudaraan.
Kerukunan antarumat beragama, menurut pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, perlu diwujudkan melalui sikap saling menghormati dan kepedulian nyata dalam kehidupan sehari-hari. Perbedaan tidak semestinya menjadi sumber perpecahan, melainkan menjadi bagian dari kekuatan masyarakat dalam menjaga persatuan.
Kapolda juga mengajak masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing. Kepedulian terhadap situasi sekitar, komunikasi yang baik, serta penyelesaian persoalan melalui dialog menjadi langkah penting untuk mencegah kesalahpahaman yang berpotensi mengganggu ketenteraman bersama.
Pelayanan Humanis, Kepercayaan Publik, dan Sinergi Masyarakat
Melalui program Minggu Kasih, Polda Sulbar terus mendorong terbangunnya hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat. Pendekatan ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, mendengar aspirasi, serta menumbuhkan kepercayaan melalui kehadiran kepolisian yang terbuka dan humanis.
Di tengah keberagaman masyarakat, profesionalisme Polri juga tercermin dari komitmen memberikan perlindungan dan pelayanan secara adil, tanpa diskriminasi, serta sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Keamanan yang berkelanjutan tidak dapat dibangun oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi antara kepolisian, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga agar suasana damai dapat terus terpelihara.
Dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, Polda Sulbar berharap nilai toleransi, persaudaraan, dan kepedulian sosial semakin mengakar dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa menjaga persatuan bukan sekadar seruan, melainkan tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Dengan komunikasi yang baik, penghormatan terhadap perbedaan, serta penegakan hukum yang profesional, Sulawesi Barat diharapkan terus tumbuh sebagai daerah yang aman, damai, harmonis, dan menjunjung tinggi martabat setiap warga.


















