SYMPHONY DE BENUANTA MERIAHKAN HUT KE-14 KALTARA, ANGKAT BUDAYA DAN DORONG EKONOMI MASYARAKAT
TANJUNG SELOR, 18 Oktober 2026 – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap daerah, melestarikan budaya, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Semangat tersebut diwujudkan melalui Symphony de Benuanta, sebuah kegiatan yang digagas TVRI Kaltara dan berlangsung pada 19–25 Oktober 2026 di Lapangan Agatis, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan.
Kegiatan ini tidak sekadar menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk menampilkan kekayaan seni dan budaya lokal, memperluas promosi potensi daerah, serta memberikan kesempatan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperkenalkan produknya kepada khalayak yang lebih luas.
Dukungan terhadap penyelenggaraan Symphony de Benuanta disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Utara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., saat menerima audiensi TVRI Kaltara pada Jumat 25 September 2026.
Denny mengapresiasi inisiatif tersebut sebagai bentuk kreativitas dan kepedulian terhadap kemajuan daerah. Menurutnya, semangat membangun Kalimantan Utara harus terus tumbuh melalui gagasan positif, inovasi, serta keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk di tengah kebijakan efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Hal-hal seperti ini sebetulnya yang ingin kita lihat di Kalimantan Utara, muncul ide-ide yang betul-betul bisa membangkitkan semangat kembali, walaupun di tengah-tengah efisiensi APBD,” ujarnya.
Ia menegaskan, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada kebijakan pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dan kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara pemerintah, lembaga penyiaran, komunitas, pelaku usaha, dan insan seni dinilai penting untuk menciptakan kegiatan yang produktif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Ke depan, kita perlu memperkuat silaturahmi, memperkuat kolaborasi. Semuanya harus mencintai Kaltara,” tegasnya.
Perkuat Identitas Daerah, Berikan Ruang bagi UMKM
Symphony de Benuanta dirancang sebagai panggung kebudayaan dan kreativitas yang mempertemukan beragam potensi lokal dalam satu rangkaian kegiatan. Pertunjukan seni, ekspresi komunitas, dan promosi produk UMKM diharapkan menjadi daya tarik sekaligus sarana memperkenalkan karakter serta kekayaan Kalimantan Utara.
Pelestarian budaya menjadi bagian penting dari upaya menjaga identitas daerah. Melalui ruang pertunjukan dan keterlibatan generasi muda, seni dan tradisi lokal diharapkan semakin dikenal, dihargai, serta terus diwariskan kepada generasi berikutnya.
Pada saat yang sama, kehadiran UMKM diharapkan mampu membuka peluang pemasaran, memperluas jaringan konsumen, dan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat. Dengan demikian, manfaat kegiatan tidak hanya dirasakan oleh penyelenggara dan peserta, tetapi juga oleh masyarakat yang terlibat dalam pergerakan ekonomi di sekitar lokasi acara.
Penyelenggaraan kegiatan berbasis potensi daerah juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa kreativitas dan semangat gotong royong dapat menjadi kekuatan dalam menghadapi tantangan pembangunan, termasuk keterbatasan anggaran.
HUT Kaltara, Momentum Memperkuat Kebersamaan
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara berharap Symphony de Benuanta menjadi momentum untuk mempererat persatuan, memperkuat kolaborasi, dan menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap Bumi Benuanta.
Peringatan HUT ke-14 Kaltara diharapkan tidak berhenti pada kemeriahan perayaan, tetapi juga menghadirkan dampak positif bagi pelestarian budaya, pengembangan kreativitas, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Semangat kebersamaan yang dibangun melalui kegiatan ini menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi yang kuat dan dukungan terhadap potensi lokal, Kalimantan Utara diharapkan terus berkembang menjadi provinsi yang maju, berdaya saing, serta mampu menghadirkan kesejahteraan yang lebih baik bagi seluruh masyarakatnya.


















