Perkuat Sinergi dengan Tokoh Agama dan Masyarakat, Kapolres Paser Bangun Kemitraan Jaga Kamtibmas
TANAH GROGOT – Upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Paser tidak hanya dilakukan melalui langkah penegakan hukum, tetapi juga dengan membangun komunikasi, kemitraan, dan kepercayaan bersama seluruh elemen masyarakat.
Komitmen tersebut ditunjukkan Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H., melalui kunjungan silaturahmi kepada jajaran pengurus Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Paser di Kantor Sekretariat PCNU, Jalan Dr. Cipto Mangunkusumo, Kecamatan Tanah Grogot, Rabu (4/11/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres Paser Kompol Hendro Wibowo, S.H., M.H., Kabag SDM AKP Andi Bagus Wicaksono, S.H., Kabag Ren AKP Yulianto Eka Wibawa, S.H., Kasat Lantas AKP Weny Wahyuningsih, S.H., Kasat Intelkam AKP Cecep Ikon Saefuloh, Kasat Binmas IPTU Darwito, serta Kasikum AKP Marsudianto.
Kedatangan rombongan disambut Ketua Rais Syuriah PCNU Kabupaten Paser Drs. H. Maslekhan bersama Wakil Rais Syuriah H. Syafruddin, Katib Syuriah Ustadz Dalle, Wakil Katib Ustadz Kastolani, Sekretaris PCNU Ustadz Iman Syah, Wakil Ketua PCNU Kholiq, S.Ag., Sekretaris GP Ansor Hasyim Asy’ari, Kepala Desa Janju Edi Karyadi, S.Pd., Kepala Desa Sebakung Hendriansyah, SP, serta jajaran pengurus PCNU Kabupaten Paser.
Dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, AKBP Sofyan menegaskan bahwa menjaga stabilitas keamanan wilayah merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif kepolisian, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Dukungan serta peran strategis para tokoh masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran kolektif untuk menjaga kerukunan dan mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Peran tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen sangat penting untuk bersama-sama menjaga kerukunan. Melalui silaturahmi ini, kami ingin merajut kebersamaan dan memperkuat sinergi,” ujar AKBP Sofyan.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga mengajak jajaran PCNU dan masyarakat untuk memanfaatkan layanan Call Center 110 apabila menemukan atau mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas maupun membutuhkan kehadiran kepolisian.
Selain itu, masyarakat diimbau agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial, tidak mudah terpengaruh provokasi, serta tidak ikut menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi atau hoaks, khususnya terkait isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Perhatian terhadap generasi muda juga menjadi salah satu pembahasan penting. Kapolres mengajak tokoh agama dan masyarakat untuk bersama-sama memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan serta peredaran narkoba, sekaligus membangun lingkungan sosial yang mampu melindungi generasi muda dari pengaruh negatif.
Ia juga mendorong para tokoh masyarakat menjadi mitra kepolisian dalam menyampaikan pesan-pesan kamtibmas di lingkungan masing-masing, sehingga upaya pencegahan dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau masyarakat secara luas.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari implementasi konsep Polisi Bersama Masyarakat, dengan mengedepankan pendekatan persuasif, komunikasi dua arah, serta kemitraan yang berkelanjutan antara Polri dan masyarakat.
Melalui komunikasi yang terbuka dan hubungan yang semakin erat, diharapkan berbagai persoalan sosial maupun potensi gangguan keamanan dapat terdeteksi lebih awal dan ditangani melalui langkah-langkah pencegahan yang tepat.
Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif. Pertemuan diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat silaturahmi, menjaga kerukunan, serta memelihara stabilitas keamanan dan ketertiban di Kabupaten Paser, Bumi Daya Taka.



















