Bangun Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolresta Balikpapan Turun Langsung Serap Aspirasi dan Perkuat Kamtibmas
BALIKPAPAN – Membangun keamanan bukan semata-mata tentang kehadiran aparat di tengah masyarakat, tetapi juga bagaimana mendengarkan, memahami, dan merespons persoalan yang dihadapi warga. Pendekatan inilah yang terus dikedepankan Polresta Balikpapan melalui penguatan komunikasi dan kemitraan bersama masyarakat.
Komitmen tersebut diwujudkan Kapolresta Balikpapan Kombes Pol. Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, S.I.K., M.Si., melalui kegiatan Polisi Kumpul Bersama Masyarakat yang berlangsung di Warung Kopi Acil Banjar, belakang BRI, Kelurahan Klandasan Ulu, Kecamatan Balikpapan Kota, Rabu (4/11/2026).
Kapolresta hadir bersama jajaran pejabat utama (PJU) Polresta Balikpapan. Kegiatan tersebut turut melibatkan personel Polsek Balikpapan Selatan, Bhabinkamtibmas, Babinsa Klandasan Ulu Serma Hery, Kasi Trantib Klandasan Ulu Rustam Aji, para ketua RT, serta tokoh masyarakat dari RT 24, 25, 26, 28, 32, dan 33.
Pertemuan yang dimulai pukul 10.00 WITA itu berlangsung dalam suasana santai dan terbuka. Warung kopi menjadi ruang komunikasi antara kepolisian dan masyarakat untuk membicarakan berbagai persoalan lingkungan, sekaligus memperkuat kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam arahannya, Kapolresta menegaskan bahwa Polri harus senantiasa hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kehadiran tersebut tidak hanya diwujudkan melalui patroli maupun penegakan hukum, tetapi juga melalui sikap peduli, keterbukaan menerima aspirasi, dan kesediaan mendengarkan langsung suara masyarakat.
Menurutnya, terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kepolisian tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dan partisipasi warga.
“Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Kami membutuhkan peran aktif serta dukungan seluruh elemen masyarakat. Mari bersama-sama menjaga lingkungan, saling peduli, dan tidak ragu menyampaikan informasi apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas,” ujar Kombes Pol. Jerrold.
Ia juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan, khususnya penyalahgunaan dan peredaran narkoba, peredaran minuman keras, kenakalan remaja dan pelajar, serta pelanggaran lalu lintas.
Kapolresta menekankan bahwa upaya pencegahan harus dimulai dari lingkungan terkecil, terutama keluarga. Perhatian orang tua, kepedulian masyarakat, serta komunikasi yang baik dengan aparat kewilayahan dinilai penting untuk mencegah munculnya persoalan sosial sejak dini.
Pada kesempatan itu, masyarakat juga diperkenalkan dengan layanan Call Center Polri 110 sebagai sarana pengaduan dan permintaan bantuan kepolisian. Melalui layanan tersebut, warga dapat menyampaikan informasi maupun melaporkan kejadian yang membutuhkan penanganan aparat.
Kepedulian Polresta Balikpapan tidak hanya menyentuh aspek keamanan. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan dan kesejahteraan warga.
Salah satu bagian penting dalam pertemuan itu adalah dialog langsung antara Kapolresta dan masyarakat. Warga diberikan kesempatan menyampaikan keluhan, saran, serta persoalan yang selama ini dirasakan di lingkungan mereka.
Berbagai hal menjadi perhatian, mulai dari kondisi kamtibmas, kenakalan remaja dan pelajar, kelancaran lalu lintas, aksi kebut-kebutan di jalan raya, hingga pelayanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM).
Kapolresta menyambut baik setiap masukan yang disampaikan. Ia menegaskan bahwa kritik, saran, dan informasi masyarakat merupakan bagian penting dalam evaluasi pelayanan kepolisian.
Baginya, komunikasi yang terbuka harus menjadi jembatan untuk membangun kepercayaan sekaligus memastikan setiap persoalan mendapatkan perhatian sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.
“Jangan sungkan untuk berkomunikasi dengan Bhabinkamtibmas maupun personel kepolisian di wilayah masing-masing. Setiap masukan dan informasi dari masyarakat sangat berarti bagi kami. Harapan kami, hubungan antara polisi dan masyarakat semakin dekat sehingga setiap persoalan dapat dibicarakan dan dicarikan solusi bersama,” ungkapnya.
Pertemuan tersebut memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara kepolisian, TNI, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga tumbuh dari kepedulian warga terhadap kondisi di sekitarnya.
Melalui program Polisi Kumpul Bersama Masyarakat, Polresta Balikpapan berharap ruang komunikasi antara polisi dan warga semakin terbuka, sehingga berbagai persoalan dapat diketahui lebih awal dan ditangani secara tepat.
Lebih dari sekadar pertemuan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang saling percaya antara kepolisian dan masyarakat. Sebab, keamanan yang berkelanjutan tidak hanya lahir dari penegakan hukum, tetapi juga dari kedekatan, kepedulian, dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, Polresta Balikpapan terus mendorong terwujudnya Kota Balikpapan yang aman, tertib, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.




















