Panen Raya di Long Ikis, Polres Paser Perkuat Ketahanan Pangan Nasional dengan Hasil 2 Ton Jagung
PASER – Dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional terus diperkuat melalui sinergi kepolisian, TNI, instansi pertanian, dan masyarakat. Komitmen tersebut ditunjukkan Polres Paser melalui Polsek Long Ikis dalam kegiatan Panen Raya Jagung Kuartal III Tahun 2026 di Desa Jemparing, Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser, Senin (2/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WITA itu dilaksanakan di lahan pertanian milik Saini, RT 007, Desa Jemparing. Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Long Ikis IPTU Slamet Hafidin, S.H., M.H., hadir bersama personel Polsek Long Ikis, Babinsa Koramil, serta anggota BPPSDMP Kecamatan Long Ikis.
Dari lahan pertanian seluas kurang lebih dua hektare, panen tersebut menghasilkan sekitar 2.000 kilogram atau dua ton jagung pipil jenis hibrida. Tanaman yang ditanam pada Juli 2026 itu memasuki masa panen pada November 2026.
Partisipasi Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendorong kemandirian sektor pertanian.
Kehadiran jajaran kepolisian di tengah aktivitas pertanian juga menjadi bagian dari upaya membangun koordinasi dan sinergi dengan para petani. Tidak hanya mengikuti panen bersama, kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk melihat secara langsung kondisi serta berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat dalam mengelola lahan pertanian.
Sejumlah kendala yang mengemuka di antaranya keterbatasan air akibat musim kemarau, kebutuhan pupuk, serta gangguan hama tikus yang berpotensi memengaruhi produktivitas tanaman.
Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama karena keberhasilan program ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh luas lahan dan jumlah produksi, tetapi juga bergantung pada ketersediaan sarana pertanian, pendampingan, serta penyelesaian persoalan yang dihadapi petani.
Sementara itu, hasil panen jagung akan dikeringkan terlebih dahulu sebelum dipasarkan secara mandiri oleh pemilik lahan. Harga jual yang diperkirakan berada di kisaran Rp8.000 per kilogram diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi hasil usaha pertanian masyarakat.
Polres Paser melalui Polsek Long Ikis berharap kegiatan tersebut dapat memberikan motivasi kepada para petani untuk terus mengembangkan sektor pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas lahan.
Ketahanan pangan merupakan kepentingan bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa. Karena itu, sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, petugas pertanian, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar sektor pertanian semakin produktif, tangguh, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kebutuhan pangan nasional.




















