Andika Sampaikan Imbauan Keras: Pemerintah dan Polri Diminta Perketat Pengamanan Tarawih
Selasa, 24 Februari 2026
WAJO, SULSEL – Direktur Utama Media Kabar Pencari Keadilan, Andika, menyampaikan imbauan keras kepada seluruh elemen pemerintah dan jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) agar memperketat pengamanan selama pelaksanaan ibadah salat tarawih di bulan suci Ramadan.
Dalam pernyataannya, Andika menekankan bahwa keamanan dan kenyamanan masyarakat saat beribadah harus menjadi prioritas utama. Ia menilai, potensi gangguan kamtibmas pada malam hari, seperti balap liar, kebisingan petasan, hingga tindak kriminalitas, memerlukan langkah antisipatif yang tegas dan terukur.
“Ini bukan sekadar imbauan biasa. Kami meminta pemerintah dan Polri benar-benar hadir memberikan rasa aman. Pengamanan tarawih harus dilakukan secara maksimal melalui patroli rutin, penjagaan di titik rawan, serta respons cepat terhadap laporan masyarakat,” tegas Andika, Selasa (24/2/2026).
Ia juga menyoroti perlunya koordinasi lintas sektoral antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan unsur masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif sepanjang Ramadan.
Selain imbauan kepada aparat, Andika turut mengingatkan masyarakat agar tidak menyalakan petasan dan kembang api secara sembarangan. Menurutnya, aktivitas tersebut berisiko membahayakan keselamatan, memicu kebakaran, dan mengganggu kekhusyukan ibadah.
“Ramadan adalah bulan ibadah. Jangan sampai dirusak oleh tindakan yang membahayakan dan meresahkan. Kami mengajak masyarakat untuk menjaga ketertiban serta menghormati warga yang menjalankan tarawih,” ujarnya.
Andika berharap, dengan pengamanan yang diperketat dan kesadaran kolektif masyarakat, suasana Ramadan dapat berlangsung aman, damai, dan penuh kenyamanan bagi seluruh umat Muslim.














