Pengamanan Maksimal Polres PPU, Wisuda Santri ke-22 Berjalan Aman Tanpa Gangguan
Penajam Paser Utara, PPU — Polres Penajam Paser Utara (PPU) menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan dengan mengawal ketat pelaksanaan Wisuda Santri ke-22 LPPTKA BKPRMI Kabupaten PPU di Aula Lantai I Masjid Agung Al-Ikhlas, Sabtu (18/04/2026). Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan berarti.
Sebanyak sekitar 1.500 peserta yang terdiri dari unsur pemerintah daerah, tokoh agama, santri, dan orang tua hadir dalam kegiatan tersebut.
Pengamanan dilakukan secara menyeluruh sebagai langkah preventif untuk memastikan stabilitas kamtibmas tetap terjaga.
Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU melalui Kasat Binmas AKP Bambang Purnomo menegaskan bahwa seluruh personel telah dikerahkan dengan strategi pengamanan terbuka dan tertutup.
“Pengamanan kami laksanakan secara maksimal dan terukur. Fokus utama adalah menjamin keamanan seluruh peserta serta mencegah potensi gangguan sejak dini,” tegasnya.
Polres PPU memusatkan pengamanan pada pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi, sterilisasi area kegiatan, serta pengawasan intensif di titik-titik rawan.
Koordinasi aktif dengan panitia dan instansi terkait juga dilakukan guna memastikan setiap tahapan acara berjalan sesuai rencana tanpa celah gangguan.
Rangkaian kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA berlangsung khidmat, diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan pejabat, hingga penyerahan penghargaan kepada santri berprestasi.
Pemerintah Kabupaten PPU melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan H. Shodikin, S.Pd., M.M memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang tertib dan aman. Wisuda santri dinilai sebagai bagian penting dalam mencetak generasi muda yang berakhlak dan berintegritas.
Keberhasilan pengamanan ini menegaskan kehadiran Polri bukan sekadar simbol, tetapi sebagai garda terdepan dalam menjamin keamanan setiap aktivitas masyarakat.
Polres PPU memastikan tidak ada ruang bagi gangguan kamtibmas, khususnya dalam kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat luas.














