POLRES PASER BERSAMA BRIMOB DAN MASYARAKAT TUNTASKAN PENANGANAN KARHUTLA DI BATU SOPANG, 3 HEKTARE LAHAN TERBAKAR
PASER, KALIMANTAN TIMUR – Komitmen Polri dalam menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan kembali diwujudkan melalui penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, Sabtu (31/10/2026).
Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Batu Sopang IPTU Hasanudin, S.H., bersama personel Pasukan Brimob II BKO Polres Paser dan unsur terkait bergerak melakukan pemadaman terhadap kebakaran yang menghanguskan lahan seluas kurang lebih tiga hektare.
Operasi penanganan dimulai pukul 10.00 Wita dengan melibatkan 4 personel Brimob, 2 personel Polsek Batu Sopang, 5 petugas pemadam kebakaran, 14 personel Kecamatan Batu Sopang, serta 8 relawan dan masyarakat setempat.
Dengan dukungan empat unit water tank, empat mesin pompa air, dan dua mobil tangki air, seluruh unsur bergerak melakukan pemadaman secara terpadu. Setibanya di lokasi pukul 10.15 Wita, personel langsung berupaya mengendalikan penyebaran api agar tidak meluas ke area lainnya.
Dalam pelaksanaannya, petugas menghadapi kendala cukup serius. Sejumlah sumber air terdekat, termasuk danau dan kubangan, mengalami kekeringan. Kondisi semakin menantang ketika api merembet ke tumpukan ban bekas yang membutuhkan penanganan khusus.
Meski dihadapkan pada keterbatasan sumber air dan kondisi lapangan yang tidak mudah, seluruh personel bersama masyarakat tetap bekerja secara maksimal hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00 Wita.
Kapolsek Batu Sopang IPTU Hasanudin, S.H., menegaskan bahwa keberhasilan penanganan tersebut merupakan hasil koordinasi, kerja keras, dan sinergi seluruh unsur di lapangan.
“Atas petunjuk Kapolres Paser, kami bersama Brimob, Damkar, pemerintah kecamatan, relawan, dan masyarakat terus berupaya melakukan pemadaman. Alhamdulillah, berkat kerja sama seluruh pihak, api berhasil dipadamkan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam penanganan Karhutla bukan semata-mata menjalankan tugas pengamanan, melainkan bagian dari tanggung jawab melindungi masyarakat, menjaga lingkungan, serta meminimalkan dampak kebakaran.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar. Tidak ada personel yang dilaporkan mengalami gangguan kesehatan. Pada pukul 15.10 Wita, personel kembali ke Polsek Batu Sopang dalam situasi aman dan kondusif.
Penanganan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa ancaman Karhutla membutuhkan perhatian serius dan tanggung jawab bersama. Masyarakat diimbau tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api.
Polri hadir, bergerak cepat, dan bersinergi bersama masyarakat untuk menjaga keselamatan serta kelestarian lingkungan.
MEDIA KABAR PENCARI KEADILAN (KPK)




















