Polres Paser Hadir di Tengah Masyarakat, Program POLIRAN Dorong Kepedulian dan Produktivitas Pekerja
TANAH GROGOT – Kepedulian Polri terhadap kondisi sosial dan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan melalui pendekatan yang humanis dan berorientasi pada kebutuhan warga. Salah satunya melalui Program Polisi Peduli Pengangguran (POLIRAN) yang dilaksanakan Polres Paser dengan menyambangi home industry Pabrik Tahu Rizky di Jalan Kusuma Bangsa, Desa Tepian Batang, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H., melalui Wakapolres Paser Kompol Hendro Wibowo, S.H., M.H., didampingi Kasat Binmas Iptu Darwito bersama sejumlah perwira dan staf Satbinmas Polres Paser. Kedatangan rombongan disambut pemilik usaha, Kusno, beserta sejumlah karyawan.
Dalam suasana penuh keakraban, Wakapolres berdialog langsung dengan pemilik usaha dan para pekerja. Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi, mendengarkan keluhan, serta mengetahui berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan masyarakat, khususnya terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Wakapolres Kompol Hendro Wibowo menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak semata-mata menjalankan tugas pemeliharaan keamanan, tetapi juga membangun kepedulian sosial, memperkuat komunikasi, dan memberikan motivasi kepada masyarakat agar tetap produktif.
“Kami hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga ingin mendengar secara langsung apa yang menjadi kebutuhan dan keluhan masyarakat. Melalui Program POLIRAN, kami berharap dapat memberikan motivasi serta membangun kepedulian bersama agar masyarakat tetap produktif dan terhindar dari berbagai persoalan sosial maupun gangguan kamtibmas,” ujarnya.
Sejumlah persoalan turut menjadi perhatian dalam dialog tersebut, mulai dari kenakalan remaja, bahaya penyalahgunaan narkoba, maraknya penipuan daring, hingga berbagai permasalahan sosial lainnya.
Wakapolres mengajak pemilik usaha dan para pekerja untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga lingkungan pergaulan, serta tidak mudah terpengaruh oleh aktivitas negatif yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan sekitar.
Ia juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga situasi keamanan. Sebab, lingkungan yang aman dan kondusif tidak dapat terwujud hanya melalui upaya kepolisian, tetapi membutuhkan kesadaran, kepedulian, dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.
Pemilik Pabrik Tahu Rizky, Kusno, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian jajaran Polres Paser. Menurutnya, kehadiran kepolisian memberikan ruang bagi pelaku usaha dan pekerja untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperoleh motivasi dalam menjalankan aktivitas usaha.
Ia berharap komunikasi dan perhatian seperti ini dapat terus terjalin sehingga hubungan antara kepolisian, pelaku usaha, dan masyarakat semakin erat.
Melalui Program POLIRAN, Polres Paser berupaya memperkuat kepedulian terhadap masyarakat, mendorong semangat bekerja dan produktivitas, serta membangun kemitraan yang berkelanjutan dengan pelaku usaha dan para pekerja.
Program ini juga menjadi salah satu pendekatan sosial Polri dalam mendukung terciptanya lingkungan masyarakat yang mandiri, aman, dan kondusif. Dengan komunikasi langsung serta keterlibatan masyarakat, berbagai persoalan diharapkan dapat dikenali lebih dini dan ditangani melalui kerja sama sesuai kewenangan masing-masing.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.




















