Operasi Damai Cartenz 2026 Hadirkan Kepedulian di Panti Asuhan Al Furqan, Tebarkan Semangat Persaudaraan di Papua
JAYAPURA, PAPUA – Kepedulian terhadap sesama menjadi bagian penting dari pengabdian Polri kepada masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 melalui kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Al Furqan Hidayatullah, Kota Jayapura, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan yang melibatkan personel Satgas Banops dan Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 ini tidak sekadar menjadi agenda penyaluran bantuan sosial, tetapi juga momentum membangun kedekatan emosional dan menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak panti asuhan.
Dalam kegiatan tersebut, personel menyerahkan bantuan berupa sembako dan sandal bertuliskan “Tong Baku Jaga”. Selain itu, personel turut melakukan pendampingan psikologis melalui interaksi, permainan, dan kegiatan kebersamaan bersama anak-anak.
Suasana penuh keakraban dan keceriaan mewarnai kegiatan tersebut. Kehadiran personel kepolisian di tengah anak-anak menjadi gambaran bahwa pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan, tetapi juga melalui perhatian, kepedulian, dan aksi sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membangun hubungan yang harmonis dan penuh kepercayaan dengan masyarakat.
“Polri hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memberikan perhatian, kepedulian, dan manfaat bagi masyarakat. Kami ingin anak-anak di Panti Asuhan Al Furqan merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Kehadiran kami merupakan bentuk kasih sayang dan kepedulian keluarga besar Operasi Damai Cartenz,” ungkap Kaops.
Senada dengan itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Ardiansyah Daulay, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pendekatan humanis harus senantiasa menjadi landasan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Menurutnya, upaya menciptakan kedamaian tidak cukup hanya melalui pengamanan, tetapi juga perlu diperkuat dengan kepedulian sosial, kebersamaan, serta tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Semangat ‘Tong Baku Jaga’ bukan sekadar slogan, melainkan nilai persaudaraan dan kepedulian yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Kami percaya, kedamaian dapat tumbuh melalui kebersamaan dan perhatian antarsesama,” tegas Wakaops.
Sementara itu, Pengurus Panti Asuhan Al Furqan Hidayatullah, Muhammad Panji, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan keluarga besar Satgas Operasi Damai Cartenz-2026.
Ia berharap kebaikan tersebut mendapat balasan berlipat ganda dan seluruh personel senantiasa diberikan kemudahan, keselamatan, serta perlindungan dalam menjalankan tugas pengabdian.
Bagi anak-anak panti asuhan, kehadiran personel kepolisian tidak hanya membawa bantuan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menghadirkan perhatian dan kebahagiaan melalui interaksi yang hangat dan penuh kekeluargaan.
Melalui kegiatan ini, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 berharap nilai kepedulian, persaudaraan, dan kebersamaan semakin tumbuh di tengah masyarakat Papua.
Polri berkomitmen untuk terus hadir melalui pengabdian yang humanis, kepedulian sosial, dan pelayanan yang memberikan manfaat nyata. Sebab, menjaga Papua tetap aman dan damai bukan hanya tentang menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, tetapi juga membangun rasa saling percaya, memperkuat persaudaraan, serta memastikan setiap lapisan masyarakat merasakan kehadiran negara.




















