Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan, Amanah Besar Mengawal Keuangan Negara
JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan untuk sisa masa jabatan periode 2024–2029. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026) sore.
Pelantikan tersebut menandai dimulainya tugas baru Suahasil Nazara di posisi strategis yang memiliki peran sentral dalam menentukan arah kebijakan fiskal dan pengelolaan keuangan negara.
Pengangkatan Suahasil dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia tentang Pengangkatan Menteri Negara dan Pejabat Tinggi Negara. Dalam prosesi resmi tersebut, Presiden Prabowo mengambil sumpah jabatan Menteri Keuangan yang baru.
Sumpah jabatan yang diucapkan bukan sekadar rangkaian seremonial kenegaraan. Di baliknya terdapat tanggung jawab konstitusional untuk memastikan setiap kebijakan dan pengelolaan keuangan negara dilaksanakan dengan integritas, kehati-hatian, serta berpijak pada kepentingan bangsa dan negara.
Presiden Prabowo mendiktekan sumpah jabatan yang kemudian diikuti oleh Suahasil Nazara.
“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darmabakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” demikian sumpah jabatan yang diucapkan.
Setelah prosesi pengambilan sumpah selesai, Presiden Prabowo bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming memberikan ucapan selamat kepada Suahasil Nazara. Ucapan selamat kemudian disampaikan oleh para tamu undangan yang hadir.
Sejumlah pimpinan lembaga negara, menteri, serta wakil menteri Kabinet Merah Putih turut hadir dalam agenda kenegaraan tersebut.
Rekam Jejak Panjang di Kementerian Keuangan
Suahasil Nazara bukan sosok baru dalam lingkup Kementerian Keuangan. Sebelum dipercaya sebagai Menteri Keuangan, ia telah menjalani perjalanan panjang dalam pemerintahan dan memiliki pengalaman langsung dalam pengelolaan kebijakan keuangan negara.
Suahasil sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan pada periode 2019–2024 dalam Kabinet Indonesia Maju. Ia kembali dipercaya mengemban jabatan yang sama pada periode 2024–2026 di Kabinet Merah Putih.
Pengalaman tersebut menjadi modal penting ketika Suahasil kini menerima mandat sebagai Menteri Keuangan, terlebih posisi tersebut berada di jantung pengelolaan fiskal nasional.
Suahasil dilantik menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Pergantian tersebut sekaligus membawa ekspektasi besar terhadap kesinambungan pengelolaan keuangan negara dan pelaksanaan kebijakan fiskal pemerintah.
Tantangan Besar Menanti
Sebagai Menteri Keuangan, Suahasil menghadapi tanggung jawab yang tidak ringan. Pengelolaan penerimaan negara, belanja pemerintah, kebijakan fiskal, pembiayaan, hingga menjaga kredibilitas keuangan negara menjadi bagian penting dari tugas yang harus dijalankan.
Di tengah dinamika ekonomi nasional dan global, setiap keputusan di bidang fiskal memiliki dampak luas terhadap kehidupan masyarakat dan arah perekonomian nasional.
Karena itu, pengalaman dan kapasitas Suahasil akan diuji melalui kinerja nyata, bukan semata-mata melalui rekam jejak jabatan.
Mandat yang diberikan Presiden Prabowo menuntut pengelolaan keuangan negara yang profesional, transparan, akuntabel, disiplin, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Kini, perhatian publik tertuju pada langkah Suahasil Nazara dalam menjalankan amanah tersebut. Sejumlah kebijakan dan keputusan yang akan diambil ke depan akan menjadi ukuran sejauh mana pengalaman panjangnya di Kementerian Keuangan mampu diterjemahkan menjadi kinerja yang konkret bagi negara dan masyarakat.
Pelantikan telah selesai. Amanah besar mengawal keuangan negara kini berada di pundak Suahasil Nazara.


















