Polresta Balikpapan Perkuat Pencegahan Karhutla, Satbinmas Edukasi Warga Karang Joang
BALIKPAPAN – Kepedulian terhadap keselamatan lingkungan terus diperkuat jajaran Polresta Balikpapan melalui langkah-langkah preventif dalam mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Tidak hanya mengandalkan penanganan ketika kebakaran terjadi, kepolisian juga aktif turun langsung ke tengah masyarakat untuk membangun kesadaran dan kewaspadaan sejak dini. Pendekatan tersebut dilakukan melalui sambang dan dialogis, sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan dari berbagai potensi pemicu kebakaran.
Upaya tersebut dilaksanakan personel Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polresta Balikpapan pada Selasa (15/9/2026), sekitar pukul 11.30 Wita hingga selesai, di wilayah RT 38, Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara.
Dalam kegiatan tersebut, Iptu Nyono bersama Aipda Bambang, Aipda Joko dan Bripda Ilham berinteraksi langsung dengan warga. Suasana dialog berlangsung secara humanis, dengan pesan utama mengajak masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan.
Personel Satbinmas mengingatkan warga agar tidak melakukan pembakaran dalam kegiatan membuka maupun membersihkan lahan. Kondisi lingkungan yang kering dapat membuat api dengan cepat menjalar dan sulit dikendalikan apabila tidak diawasi dengan baik.
Masyarakat juga diingatkan untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di area yang terdapat rumput, semak belukar atau material mudah terbakar. Hal sederhana yang sering dianggap sepele tersebut dapat menjadi awal munculnya titik api.
Pencegahan Karhutla bukan semata-mata tugas aparat, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Kepolisian membutuhkan kepedulian masyarakat untuk mengenali potensi bahaya, menjaga lingkungan dan segera memberikan informasi apabila menemukan asap atau titik api.
Melalui komunikasi langsung dengan warga, Satbinmas juga berupaya memperkuat kemitraan antara kepolisian dan masyarakat. Hubungan yang baik di tingkat lingkungan diharapkan mampu menciptakan respons yang lebih cepat apabila terjadi situasi yang berpotensi mengancam keselamatan warga maupun lingkungan.
Langkah preventif menjadi perhatian penting karena mencegah terjadinya kebakaran jauh lebih baik daripada melakukan penanganan setelah api meluas. Karena itu, sosialisasi dan edukasi mengenai pencegahan Karhutla terus didorong agar pesan kewaspadaan dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat lingkungan terkecil.
Polresta Balikpapan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, terutama pada kondisi cuaca panas dan kering. Warga diharapkan menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan api serta tidak ragu melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi kebakaran.
Kehadiran personel kepolisian melalui sambang dan dialogis tersebut menjadi bagian dari komitmen Polresta Balikpapan dalam mengedepankan pencegahan, edukasi dan kolaborasi dengan masyarakat.
Dengan kepedulian dan kewaspadaan bersama, potensi Karhutla dapat ditekan sejak dini. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat diharapkan mampu menjaga Balikpapan tetap aman, nyaman, serta terlindungi dari ancaman kebakaran.




















