Ngopi Boleh, Safety Riding Harus: Polresta Balikpapan Ajak Generasi Muda Jaga Sejuta Mimpi
BALIKPAPAN – Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas terus dilakukan Satuan Lalu Lintas Polresta Balikpapan. Tidak hanya melalui penindakan, edukasi keselamatan juga dikemas secara kreatif dan dekat dengan karakter generasi muda.
Melalui Seminar Safety Riding bertajuk “Secangkir Kopi Sejuta Mimpi”, Satlantas Polresta Balikpapan mengajak mahasiswa Universitas Balikpapan (Uniba) membangun kesadaran bahwa keselamatan di jalan raya harus ditempatkan jauh di atas kecepatan.
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Hotel Zurich Balikpapan, Selasa (29/9/2026) sore, menjadi ruang edukasi sekaligus dialog santai mengenai budaya tertib berlalu lintas, teknik berkendara yang aman, hingga pentingnya menjaga keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.
Kasat Lantas Polresta Balikpapan Kompol M.D. Djauhari, S.H., M.H., mengatakan konsep “Secangkir Kopi Sejuta Mimpi” sengaja dipilih agar pesan keselamatan tidak disampaikan dengan cara yang kaku. Menurutnya, pendekatan yang rileks dan komunikatif diharapkan membuat pesan keselamatan lebih mudah diterima generasi muda.
“Keselamatan berlalu lintas itu bukan hanya soal aturan, tapi soal mimpi. Satu kecelakaan bisa menghancurkan sejuta mimpi kita dan keluarga. Maka dari itu, sambil ngopi santai kita belajar bagaimana menjadi pengendara yang cerdas, safety, dan ramah lingkungan. Ingat, keluarga menunggu di rumah,” ujar Kompol Djauhari.
Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa kecelakaan lalu lintas bukan sekadar persoalan kendaraan atau pelanggaran aturan. Di balik setiap perjalanan terdapat keluarga, harapan, pendidikan, pekerjaan, dan masa depan yang harus dijaga.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi langsung mengenai Safety Riding dari instruktur Honda, Ruslan Abdul Gani. Materi mencakup teknik berkendara aman, penggunaan helm sesuai standar SNI, serta pemeriksaan kondisi kendaraan sebelum digunakan.
Sementara itu, Dr. Komeyni Tusba, S.Si., M.Sc., selaku Ketua/Dekan Vokasi K3 Universitas Balikpapan, memberikan perspektif keselamatan dari sisi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), termasuk pentingnya membangun perilaku disiplin dan mengantisipasi risiko sebelum berkendara.
Suasana edukasi semakin hidup melalui sesi talkshow bersama Coffee Enthusiast Zandy Zul. Filosofi kopi digunakan sebagai pendekatan untuk menggambarkan karakter pengendara yang ideal: sabar, fokus, mampu mengendalikan diri, dan tidak terburu-buru mengambil keputusan di jalan.
Kegiatan yang turut dihadiri personel Unit Kamsel Satlantas Polresta Balikpapan dan mahasiswa Uniba tersebut mendapat respons positif. Para peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga diajak mengambil bagian dalam komitmen menjadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan deklarasi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dan sesi swafoto bersama.
Kasat Lantas Polresta Balikpapan kembali mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamtibcarlantas). Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian di jalan juga dapat menghubungi Call Center 110 Pamatwil Polresta Balikpapan selama 1×24 jam secara gratis.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana rileks, aman, dan terkendali.
Ngopi boleh. Safety riding harus. Karena sejuta mimpi terlalu berharga untuk dipertaruhkan di jalan raya.


















