Perkuat Pengawasan Orang Asing, Bhabinkamtibmas Dukung Pembentukan Desa Binaan Imigrasi di Paser
TANAH GROGOT – Sinergi Polri, Imigrasi, dan pemerintah desa menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan orang asing serta meningkatkan kesadaran hukum masyarakat. Komitmen tersebut ditunjukkan Bhabinkamtibmas Desa Senaken, Brigpol Deny Wahyudi, yang mewakili Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H., dalam kegiatan Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) sekaligus Pengukuhan dan Pembentukan Desa Binaan Imigrasi di Kecamatan Tanah Grogot, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Hotel Bumi Pasir, Jalan Pangeran Mentri, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, tersebut menjadi forum koordinasi lintas instansi untuk memperkuat pengawasan keimigrasian, meningkatkan pemahaman masyarakat, serta mendorong pencegahan dini terhadap potensi pelanggaran yang berkaitan dengan keberadaan dan aktivitas orang asing.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Balikpapan Adi Fachmianur, S.H., perwakilan Dinas Pendidikan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kementerian Agama, perwakilan Kecamatan Tanah Grogot dan Muara Samu, Kepala Desa Senaken Bambang Supriyadi, Babinsa Serka Riyaji, Bhabinkamtibmas Brigpol Deny Wahyudi, Ketua BPD Sodikin, Ketua PKK Desa Senaken, serta perwakilan rukun tetangga.
Penetapan Desa Senaken sebagai Desa Binaan Imigrasi merupakan langkah preventif untuk mendekatkan edukasi keimigrasian kepada masyarakat. Melalui program ini, warga diharapkan memahami ketentuan keimigrasian, mengetahui pentingnya kepatuhan terhadap peraturan, serta memiliki akses informasi mengenai mekanisme pelaporan apabila menemukan dugaan pelanggaran.
Di sisi lain, pengawasan orang asing perlu dilaksanakan secara terkoordinasi, profesional, dan sesuai ketentuan hukum. Keterlibatan masyarakat bukan dimaksudkan untuk membatasi aktivitas orang asing yang sah, melainkan mendukung kepatuhan terhadap peraturan sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut menegaskan peran Polri sebagai penggerak kemitraan di tingkat desa. Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Bhabinkamtibmas juga berperan menjembatani komunikasi antara warga, pemerintah desa, dan instansi terkait agar program pemerintah dapat berjalan efektif serta memberikan manfaat nyata.
Brigpol Deny Wahyudi menyampaikan bahwa Polri siap mendukung pelaksanaan program Desa Binaan Imigrasi melalui koordinasi dan kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami siap bersinergi dengan Imigrasi, pemerintah desa, dan seluruh instansi terkait agar program Desa Binaan Imigrasi di Desa Senaken berjalan optimal. Kami berharap masyarakat semakin memahami aturan keimigrasian, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta berperan aktif menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, Desa Binaan Imigrasi diharapkan tidak hanya memperkuat fungsi pengawasan, tetapi juga membangun kesadaran hukum dan partisipasi masyarakat. Dengan demikian, upaya pencegahan pelanggaran dapat dilakukan sejak dini melalui pendekatan edukatif, koordinatif, dan berorientasi pada kepentingan bersama.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.


















