Perkuat Kamtibmas, Wakapolres Paser Turun Langsung Serap Aspirasi Warga Desa Jone
TANAH GROGOT – Polres Paser memperkuat kemitraan dengan masyarakat melalui kegiatan Polisi Bersama Masyarakat di Kantor Desa Jone, Kecamatan Tanah Grogot, Rabu (28/10/2026). Kegiatan yang dipimpin Wakapolres Paser Kompol Hendro Wibowo, S.H., M.H., mewakili Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H., tersebut menjadi sarana mempererat komunikasi, menyerap aspirasi, serta mengidentifikasi persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara langsung.
Hadir dalam kegiatan itu Kaur Bin Ops Satbinmas IPTU Tamrin, Kanit Bhabinkamtibmas IPDA Arkam, empat personel Ba Binmas, dua personel Banit Humas, Kepala Desa Jone Rawi, serta sekitar 28 warga setempat.
Dalam dialog bersama masyarakat, Wakapolres menyampaikan penyuluhan mengenai Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terbaru. Ia juga menekankan pentingnya kesadaran hukum, kecermatan dalam menggunakan media sosial, serta kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan yang berpotensi merugikan masyarakat.
“Kami mengajak seluruh warga agar tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong atau hoaks di media sosial. Saring sebelum berbagi, jaga kerukunan antarwarga, dan pastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya. Masyarakat juga harus waspada terhadap penipuan daring, termasuk tawaran barang dengan harga murah yang tidak masuk akal,” tegas Kompol Hendro Wibowo.
Menurutnya, menjaga keamanan lingkungan tidak cukup hanya mengandalkan kehadiran aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan partisipasi aktif masyarakat. Karena itu, warga diimbau untuk membangun komunikasi yang baik di lingkungan masing-masing serta segera menyampaikan informasi kepada pihak berwenang apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.
Wakapolres juga mengingatkan masyarakat agar menjauhi penyalahgunaan narkoba, minuman keras, dan perjudian daring. Ketiga persoalan tersebut perlu mendapat perhatian bersama karena berpotensi menimbulkan kerugian, mengganggu ketenteraman lingkungan, serta berdampak terhadap kehidupan keluarga dan sosial.
Tidak hanya menyampaikan imbauan, Polres Paser turut membuka ruang dialog bagi warga untuk mengemukakan aspirasi, masukan, dan keluhan mengenai kondisi keamanan di Desa Jone. Pendekatan ini menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dua arah agar persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dapat diketahui lebih awal dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan.
Kepala Desa Jone dan warga menyambut baik kegiatan tersebut. Kehadiran jajaran kepolisian dinilai memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan persoalan secara langsung sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara Polri, pemerintah desa, dan warga.
“Kami senang polisi datang langsung dan mau mendengarkan aspirasi masyarakat. Dengan komunikasi seperti ini, kami merasa diperhatikan dan berharap keamanan di desa tetap terjaga,” ujar salah seorang warga.
Kegiatan berlangsung dalam suasana aman dan kondusif. Meski demikian, upaya menjaga kamtibmas tetap membutuhkan konsistensi, komunikasi berkelanjutan, serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar potensi gangguan keamanan dapat dicegah sedini mungkin.
Melalui program Polisi Bersama Masyarakat, Polres Paser menegaskan komitmennya untuk mengedepankan pendekatan yang humanis, terbuka, dan responsif terhadap kebutuhan warga. Sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan tidak hanya memperkuat rasa aman, tetapi juga membangun kepercayaan publik serta mewujudkan lingkungan yang tertib, harmonis, dan kondusif.



















