WAKA POLRES PASER TEGASKAN: STOP BULLYING DAN NARKOBA, JANGAN KORBANKAN MASA DEPAN GENERASI MUDA
TANAH GROGOT – Perundungan, penyalahgunaan narkoba, dan kenakalan remaja merupakan persoalan serius yang membutuhkan perhatian bersama. Generasi muda harus dibekali disiplin, kesadaran hukum, serta karakter yang kuat agar tidak terjerumus dalam perilaku yang dapat menghancurkan masa depaPenegasan tersebut disampaikan Wakapolres Paser, Kompol Hendro Wibowo, S.H., M.H., saat memimpin kegiatan Polisi Peduli Pendidikan (Polidik) di SMP Negeri 8 Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Senin (19/10/2026) pukul 07.45 Wita.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polres Paser dalam memperkuat edukasi hukum di lingkungan pendidikan sekaligus mendorong terciptanya sekolah yang aman, tertib, dan bebas dari perundungan serta penyalahgunaan narkoba.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kanit Bintibsos, Kanit Bhabinkamtibmas, personel Satbinmas Polres Paser, Kepala SMP Negeri 8 Tanah Grogot, Sulistyo Joko Purnomo, S.Pd., jajaran dewan guru, serta sekitar 400 siswa-siswi.
Di hadapan ratusan pelajar, Kompol Hendro Wibowo menekankan bahwa kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan harus dibangun sejak dini. Para siswa diminta memahami bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi, baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan sekolah.
STOP BULLYING, HORMATI SESAMA
Wakapolres menegaskan bahwa segala bentuk perundungan tidak boleh dianggap sebagai candaan atau bagian yang wajar dari pergaulan. Perilaku yang merendahkan, mengintimidasi, maupun menyakiti orang lain dapat berdampak pada kondisi psikologis korban dan mengganggu proses belajar.
Karena itu, setiap pelajar diharapkan mampu menjaga sikap, menghormati perbedaan, serta membangun hubungan pertemanan yang sehat. Siswa juga didorong untuk tidak ikut melakukan perundungan, tidak menjadi penonton yang membiarkan tindakan tersebut, dan menyampaikan kepada guru apabila mengetahui adanya kejadian serupa.
JAUHI NARKOBA DAN KENAKALAN REMAJA
Selain perundungan, bahaya narkoba menjadi perhatian utama dalam penyuluhan tersebut. Para pelajar diingatkan agar tidak mencoba, menggunakan, maupun terlibat dalam penyalahgunaan narkoba yang dapat mengancam kesehatan, pendidikan, dan masa depan.
Wakapolres juga mengingatkan larangan balapan liar, pentingnya tertib berlalu lintas, kepatuhan terhadap tata tertib sekolah, serta kewaspadaan dalam pergaulan. Para siswa diminta berani menolak ajakan negatif dan memilih kegiatan yang mendukung prestasi serta pengembangan diri.
JANGAN KECEWAKAN HARAPAN ORANG TUA
Dengan pendekatan yang tegas dan humanis, Kompol Hendro Wibowo mengajak para pelajar untuk menjadikan pendidikan sebagai prioritas dan menjaga kepercayaan orang tua.
“Jangan rusak cita-cita dan kebanggaan orang tua karena salah pergaulan. Jauhi narkoba, jangan melakukan bullying, patuhi aturan, dan fokuslah belajar. Masa depan kalian masih panjang. Gunakan kesempatan ini untuk meraih prestasi dan menjadi kebanggaan keluarga,” demikian pesan yang disampaikan kepada para siswa.
Pesan tersebut menegaskan bahwa membangun masa depan tidak cukup hanya dengan kecerdasan, tetapi juga membutuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, integritas, dan kepedulian terhadap sesama. Pelajar harus mampu membedakan pergaulan yang membawa manfaat dan perilaku yang berpotensi merugikan diri sendiri maupun orang lain.
PERKUAT SINERGI POLISI, SEKOLAH, DAN KELUARGA
Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Polres Paser mendorong penguatan sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mencegah kenakalan remaja serta menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif.
Pencegahan membutuhkan komitmen bersama, pengawasan yang proporsional, komunikasi terbuka, dan keberanian untuk melaporkan persoalan yang dapat mengancam keselamatan maupun kenyamanan peserta didik.
Kegiatan berakhir pada pukul 08.30 Wita dalam keadaan aman dan kondusif. Interaksi antara jajaran kepolisian, pihak sekolah, dan para pelajar berlangsung dalam suasana akrab dan penuh perhatian.
Polres Paser menempatkan edukasi kepada generasi muda sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran hukum dan tanggung jawab sosial sejak dini. Harapannya, para pelajar tidak hanya memahami larangan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam perilaku sehari-hari.
Disiplin adalah fondasi prestasi. Menghormati sesama adalah wujud karakter. Menjauhi narkoba dan menolak perundungan adalah langkah nyata menjaga masa depan.
#PolresPaser #PolisiPeduliPendidikan #StopBullying #PelajarAntiNarkoba #PolisiBersamaMasyarakat




















