Api Membara di Lahan Kering Manggar, Satgas Gabungan Bergerak Cepat Cegah Kebakaran Meluas
BALIKPAPAN – Kepulan asap tebal dari sebuah lahan kosong di Jalan Penatapan RT 66, Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur, sempat membuat warga sekitar waspada, Minggu (13/9/2026).
Kebakaran yang terjadi di area lahan kering milik Tristo Hasugian tersebut mendapat penanganan cepat setelah warga menemukan adanya titik api yang berpotensi merambat dan meluas.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Asmana (60), warga Jalan Penatapan No. 115 RT 66, sekitar pukul 12.00 WITA. Saat itu, saksi melihat kepulan asap membumbung tinggi dari arah depan gereja.
Merasa curiga, Asmana bersama anaknya kemudian melakukan pengecekan. Dari hasil pengecekan tersebut, ditemukan titik api di bagian bawah lahan kosong.
Warga tidak tinggal diam. Upaya pemadaman awal langsung dilakukan menggunakan air sembari melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait.
Laporan tersebut kemudian direspons cepat. Personel Polsek Balikpapan Timur, BPBD, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Tim Respons Brimob Polda Kaltim, serta masyarakat bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman secara bersama-sama.
Di lapangan, penanganan melibatkan Ipda Waslim selaku Piket Pawas Polsek Balikpapan Timur, Aipda Eddy W. selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Manggar, personel piket Polsek Balikpapan Timur, Tim Respons Brimob Polda Kaltim, Serda Abdul Aziz selaku Babinsa Kelurahan Manggar, Lurah Manggar Munir Achmad, dua unit BPBD dari Balikpapan Timur dan Balikpapan Selatan, serta warga sekitar.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 14.30 WITA, kobaran api berhasil dipadamkan menggunakan dua unit mobil pemadam BPBD.
Petugas kemudian melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara maupun titik api yang masih berpotensi menyala kembali.
Kabel Listrik Turut Terbakar
Dalam kejadian tersebut, kobaran api juga dilaporkan mengenai kabel listrik di sekitar lokasi. Kondisi ini menjadi perhatian tersendiri karena keberadaan jaringan listrik di sekitar area kebakaran dapat menambah risiko keselamatan apabila tidak segera ditangani.
Hingga proses pemadaman selesai, belum terdapat keterangan yang memastikan penyebab awal munculnya api. Karena itu, penyebab kebakaran masih perlu dipastikan berdasarkan pemeriksaan dan informasi resmi dari pihak berwenang.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Polisi Perkuat Patroli, Warga Diminta Jangan Lengah
Kejadian ini kembali menjadi pengingat bahwa lahan kosong dengan vegetasi kering memiliki potensi mudah terbakar, terutama ketika kondisi lingkungan mendukung.
Jajaran Polresta Balikpapan terus meningkatkan patroli pada kawasan yang dinilai rawan kebakaran, termasuk lahan kosong dan kawasan permukiman.
Bhabinkamtibmas juga didorong untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan.
Masyarakat diminta tidak menunggu api membesar untuk bertindak. Setiap kepulan asap atau titik api yang terlihat harus segera dilaporkan agar dapat ditangani sedini mungkin.
“Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah sembarangan. Jika melihat titik api atau kepulan asap, segera laporkan kepada kantor kepolisian terdekat atau Call Center 110 Polresta Balikpapan. Layanan ini dapat digunakan masyarakat secara gratis,” demikian imbauan yang terus disampaikan kepada masyarakat.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan bahwa tindakan pembakaran lahan yang terbukti dilakukan secara melanggar hukum dapat dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sinergi Jadi Kunci
Kejadian di Manggar menunjukkan pentingnya kecepatan informasi dan sinergi antara masyarakat dengan aparat di lapangan.
Warga yang melihat asap segera melakukan pengecekan dan melaporkan kejadian, sementara petugas gabungan bergerak melakukan pemadaman. Kolaborasi tersebut menjadi faktor penting dalam mencegah api berkembang lebih luas.
Polresta Balikpapan mengajak masyarakat untuk menjadi bagian dari sistem pencegahan kebakaran dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan segera melaporkan setiap potensi kebakaran.
Penanganan kebakaran di Jalan Penatapan RT 66 tersebut akhirnya dapat diselesaikan dengan aman. Situasi di lokasi setelah proses pemadaman dan pendinginan dilaporkan aman, lancar, dan kondusif.




















