Perkuat Sinergitas di Pintu Masuk Balikpapan, Polri dan Stakeholder Kawal Keamanan serta Pelayanan Masyarakat
BALIKPAPAN — Sinergitas lintas instansi terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan, ketertiban, sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Kota Balikpapan.
Komitmen tersebut terlihat dalam kegiatan Coffee Morning bertajuk “Silaturahmi Komunitas Karantina dalam Perlindungan Maksimal dan Layanan Optimal” yang digelar di Aula Mahakam, Balai Besar Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BBKHIT) Kalimantan Timur, Jalan Pelita Nomor 3, Sepinggan, Balikpapan, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur strategis, mulai dari BBKHIT Kaltim, TNI, Polri, Bea Cukai, Imigrasi, Otoritas Bandara, Angkasa Pura, Pelindo hingga sejumlah pemangku kepentingan lainnya. Sekitar 50 peserta turut mengikuti forum yang menjadi ruang silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi antarinstansi.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan sambutan Kepala BBKHIT Kaltim Drh. Amir Hasanudin, M.M., serta pemaparan materi mengenai penguatan perlindungan dan optimalisasi pelayanan karantina.
Forum tersebut menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi dalam pengawasan lalu lintas hewan, ikan, tumbuhan dan berbagai komoditas yang keluar maupun masuk ke wilayah Kalimantan Timur.
Dalam sesi diskusi, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Semayang Kompol Yusuf turut menyampaikan sejumlah pertanyaan strategis terkait pengawasan barang yang masuk melalui jalur laut maupun udara.
Salah satunya berkaitan dengan keberhasilan sinergi antarinstansi dalam mengungkap pengiriman daging babi ilegal hingga proses pemusnahannya. Kompol Yusuf juga menyoroti aspek legalitas barang impor dari luar negeri yang dikirim melalui Jawa sebelum masuk ke wilayah Kalimantan Timur, termasuk mekanisme pemeriksaan dan prosedur karantinanya.
Pertanyaan tersebut mendapat penjelasan langsung dari Kepala BBKHIT Kaltim mengenai regulasi dan standar operasional prosedur pengawasan lalu lintas hewan, ikan dan tumbuhan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold H.Y. Kumontoy, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Semayang Kompol Yusuf, menegaskan bahwa kolaborasi lintas instansi merupakan kekuatan utama dalam menghadapi berbagai potensi ancaman di pintu masuk wilayah Balikpapan.
“Sinergitas ini adalah kunci. Polsek Pelabuhan dan Bandara tidak bisa bekerja sendiri. Kita membutuhkan koordinasi dengan Karantina, Bea Cukai, Imigrasi, Pelindo, Angkasa Pura, TNI AL, serta seluruh stakeholder untuk mencegah masuknya barang ilegal, penyakit hewan, sekaligus menjaga keamanan di wilayah perbatasan laut dan udara. Kota Balikpapan adalah pintu gerbang IKN,” ujar Kompol Yusuf.
Menurutnya, pengawasan di pintu masuk daerah bukan hanya menjadi tanggung jawab satu institusi. Dibutuhkan komunikasi, pertukaran informasi dan langkah bersama agar setiap potensi pelanggaran dapat dicegah sedini mungkin.
Lebih dari itu, sinergitas tersebut merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman sekaligus memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang cepat, tepat dan sesuai ketentuan.
Sebagai kota yang memiliki posisi strategis dan menjadi salah satu pintu gerbang menuju Ibu Kota Nusantara, Balikpapan membutuhkan koordinasi yang solid di seluruh lini. Keamanan wilayah, kelancaran distribusi barang serta perlindungan terhadap masyarakat menjadi tanggung jawab bersama.
Polri bersama TNI dan seluruh stakeholder akan terus memperkuat komunikasi dan kolaborasi, sehingga setiap pintu masuk Balikpapan dapat terjaga dengan baik tanpa mengabaikan aspek pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, lancar dan kondusif.
Sinergitas bukan sekadar koordinasi di atas meja, tetapi menjadi langkah nyata untuk menghadirkan keamanan, perlindungan dan pelayanan yang semakin dirasakan masyarakat.
Polisi bersama masyarakat dan seluruh stakeholder, bersatu menjaga Balikpapan tetap aman, tertib dan nyaman sebagai pintu gerbang IKN.




















