HUT KE-75 HUMAS POLRI, BIDHUMAS POLDA KALTIM TEGUHKAN SINERGI MEDIA DAN KOMITMEN PELAYANAN PUBLIK BERINTEGRITAS
BALIKPAPAN – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Humas Polri tahun 2026, Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Kalimantan Timur meneguhkan komitmen untuk memperkuat sinergi dengan insan pers, meningkatkan profesionalisme pelayanan informasi publik, serta memperluas kepedulian sosial sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat.
Peringatan yang berlangsung di Gedung Mahakam Polda Kaltim, Senin (19/10/2026), menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Polri dan media, sekaligus memperkuat komunikasi publik yang berlandaskan akurasi, transparansi, keberimbangan, dan tanggung jawab.
Bagi institusi kepolisian, komunikasi publik bukan sekadar sarana menyampaikan informasi, melainkan bagian penting dari pertanggungjawaban kepada masyarakat. Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital, profesionalisme, integritas, serta keterbukaan yang bertanggung jawab menjadi fondasi dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi.
Mewakili Kabidhumas Polda Kaltim Kombes Pol Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si., Kasubbid PID Polda Kaltim AKBP Setia Pambudi, S.H., menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga melalui pelaksanaan tugas yang konsisten, pelayanan berkualitas, dan komunikasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai integritas serta kemanusiaan.
“Kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga melalui pelaksanaan tugas yang profesional, komunikasi yang terbuka, sikap humanis, dan kepedulian yang diwujudkan dalam tindakan nyata,” ujar Setia dalam sambutannya.
Pesan tersebut menegaskan bahwa kualitas pelayanan kehumasan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menyampaikan informasi, tetapi juga oleh komitmen untuk menjaga kebenaran fakta, menghormati hak masyarakat, serta membangun komunikasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
SINERGI POLRI DAN PERS: PROFESIONAL, TERBUKA, DAN SALING MENGHORMATI
Hubungan Polri dan media memiliki posisi strategis dalam membangun ekosistem informasi yang sehat dan berkualitas. Melalui komunikasi yang terbuka dan pertukaran informasi yang bertanggung jawab, masyarakat diharapkan memperoleh pemahaman yang utuh mengenai berbagai persoalan publik, termasuk pelaksanaan tugas kepolisian.
Sinergi tersebut harus tetap berpijak pada penghormatan terhadap fungsi, kewenangan, dan tanggung jawab masing-masing pihak. Polri menjalankan tugas pelayanan, perlindungan, pengayoman, serta penegakan hukum, sementara pers menjalankan fungsi jurnalistik secara independen berdasarkan fakta, verifikasi, keberimbangan, dan kode etik jurnalistik.
Dengan demikian, kemitraan Polri dan media bukanlah upaya menyamakan kepentingan ataupun membatasi independensi pers. Sebaliknya, hubungan profesional tersebut perlu menjadi ruang komunikasi yang sehat, kritis, konstruktif, dan saling menghormati demi kepentingan masyarakat luas.
AKBP Setia Pambudi menekankan pentingnya koordinasi yang efektif dan komunikasi yang proporsional, terutama dalam menghadapi tantangan penyebaran informasi di ruang digital yang berlangsung begitu cepat.
Informasi yang belum terverifikasi berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, membentuk persepsi yang keliru, hingga memicu keresahan di tengah masyarakat. Karena itu, kecepatan penyampaian informasi harus senantiasa disertai ketelitian, validasi fakta, dan tanggung jawab.
Bidhumas Polda Kaltim mendorong terwujudnya komunikasi publik yang mampu memberikan kejelasan, menghadirkan informasi berdasarkan fakta, serta membuka ruang klarifikasi secara profesional. Langkah ini penting agar masyarakat tidak hanya menerima informasi, tetapi juga memperoleh pemahaman yang benar dan proporsional.
BAKTI SOSIAL: MENGHADIRKAN KEPEDULIAN DALAM PENGABDIAN
Selain memperkuat sinergi komunikasi publik, peringatan HUT ke-75 Humas Polri juga diisi dengan kegiatan bakti sosial yang melibatkan personel kepolisian dan insan media sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat.
Kegiatan tersebut merefleksikan bahwa pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban maupun penegakan hukum, tetapi juga melalui tindakan sosial yang memberikan manfaat bagi sesama.
Kehadiran kepolisian di tengah masyarakat diharapkan mampu menghadirkan rasa aman sekaligus menumbuhkan kedekatan, solidaritas, dan kepedulian terhadap kebutuhan warga. Nilai kemanusiaan harus menjadi bagian yang melekat dalam setiap bentuk pelayanan, sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran Polri secara nyata.
Semangat kepedulian tersebut juga tidak seharusnya berhenti pada momentum peringatan hari besar institusi. Sebaliknya, nilai-nilai kemanusiaan perlu diterjemahkan secara berkelanjutan melalui pelayanan yang responsif, sikap yang menghargai masyarakat, serta perhatian terhadap persoalan sosial di lingkungan sekitar.
Keterlibatan insan media dalam kegiatan sosial menjadi ruang kolaborasi yang memperkuat solidaritas dan semangat kebersamaan. Kolaborasi kemanusiaan tersebut tetap berjalan dengan menghormati independensi pers dan profesionalisme masing-masing pihak.
Melalui kegiatan ini, peringatan HUT Humas Polri diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga meneguhkan kesadaran bahwa pengabdian sejati harus memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.
TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS SEBAGAI STANDAR PELAYANAN INFORMASI
Di era keterbukaan informasi, fungsi kehumasan dituntut semakin adaptif, responsif, dan profesional dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Informasi yang disampaikan institusi harus mengutamakan akurasi, kejelasan, proporsionalitas, serta kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pelayanan informasi publik bukan hanya mengenai seberapa cepat informasi disampaikan, tetapi juga menyangkut kualitas penjelasan, ketepatan substansi, dan kemampuan institusi memberikan klarifikasi berdasarkan fakta.
Pada saat yang sama, keterbukaan informasi harus dilaksanakan secara bertanggung jawab dengan tetap memperhatikan perlindungan data pribadi, hak masyarakat atas informasi, serta kepentingan penegakan hukum.
Profesionalisme kehumasan menuntut kemampuan untuk menjelaskan persoalan secara objektif, meluruskan informasi yang tidak tepat, dan menghindari penyampaian pesan yang dapat menimbulkan penafsiran keliru. Setiap informasi perlu dikelola dengan cermat agar kepentingan publik tetap menjadi prioritas.
Dalam kesempatan tersebut, Setia menyampaikan apresiasi kepada insan media atas kontribusinya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Ia berharap komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat melalui pertukaran informasi yang bertanggung jawab, keterbukaan yang proporsional, serta penghormatan terhadap peran dan kewenangan masing-masing.
Informasi yang akurat dan berimbang merupakan unsur penting dalam membangun pemahaman publik, mencegah kesimpangsiuran, serta mendukung terpeliharanya keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kepercayaan publik pada akhirnya tumbuh ketika informasi disampaikan secara jujur, pelayanan diberikan secara profesional, dan setiap tanggung jawab dijalankan dengan integritas.
MENJAGA KEPERCAYAAN, MEMPERKUAT PENGABDIAN
Peringatan HUT ke-75 Humas Polri menjadi momentum bagi Bidhumas Polda Kaltim untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas komunikasi publik, mengembangkan profesionalisme kehumasan, dan menumbuhkan kepedulian sosial secara berkelanjutan.
Kepercayaan masyarakat tidak cukup dibangun melalui pernyataan atau slogan. Kepercayaan harus dibuktikan melalui konsistensi kinerja, keterbukaan yang bertanggung jawab, kualitas pelayanan, serta kesediaan untuk menerima masukan dan melakukan perbaikan.
Bidhumas Polda Kaltim berkomitmen memperkuat sinergi profesional dengan media, meningkatkan akses masyarakat terhadap informasi yang dapat dipertanggungjawabkan, serta mendorong komunikasi publik yang transparan, akuntabel, dan humanis.
Hubungan yang sehat antara Polri dan pers diharapkan mampu mendukung tersedianya informasi berkualitas bagi masyarakat, tanpa mengurangi independensi jurnalistik maupun tanggung jawab institusi kepolisian dalam menjalankan tugasnya.
Pada akhirnya, keberhasilan komunikasi publik tidak semata-mata diukur dari kecepatan penyampaian informasi, melainkan dari kebenaran fakta, kualitas pelayanan, integritas, dan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.
Melalui momentum HUT ke-75 Humas Polri tahun 2026, Bidhumas Polda Kaltim meneguhkan tekad untuk terus meningkatkan profesionalisme, merawat kemitraan yang sehat dengan insan pers, serta menghadirkan pelayanan informasi yang semakin terbuka dan bertanggung jawab.
Sebab, kepercayaan masyarakat merupakan kehormatan yang harus dijaga, profesionalisme adalah prinsip yang harus ditegakkan, dan pengabdian merupakan tanggung jawab yang harus dibuktikan melalui tindakan nyata.




















