Polres Kutai Timur Perkuat Kesiapsiagaan Command Center 24 Jam, Respons Laporan Masyarakat Jadi Prioritas
SANGATTA – Polres Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur, memperkuat kesiapsiagaan pelayanan kepolisian melalui optimalisasi Command Center yang beroperasi selama 24 jam. Pusat kendali ini menjadi salah satu instrumen pendukung penerimaan informasi, koordinasi personel, serta percepatan respons terhadap laporan masyarakat terkait gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolres Kutai Timur AKBP Aryansyah menegaskan, kesiapsiagaan Command Center merupakan bagian dari komitmen institusinya dalam memberikan pelayanan yang profesional, responsif, dan sesuai prosedur. Setiap informasi yang masuk diharapkan dapat menjadi dasar bagi petugas untuk menentukan langkah penanganan berdasarkan kebutuhan dan kondisi di lapangan.
“Command Center Polres Kutai Timur siaga 24 jam untuk melayani masyarakat. Kami ingin memastikan setiap informasi dan laporan yang disampaikan masyarakat dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur,” tegas Aryansyah, Minggu (18/10/2026).
Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat menyampaikan informasi mengenai dugaan tindak kriminalitas, gangguan keamanan, maupun peristiwa lain yang memerlukan perhatian kepolisian. Informasi yang diterima kemudian menjadi bahan koordinasi untuk menentukan langkah penanganan secara tepat, terukur, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Respons Cepat Harus Diikuti Tindak Lanjut yang Jelas
Kesiapsiagaan selama 24 jam menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan kepolisian. Namun, efektivitas layanan tidak hanya ditentukan oleh kesiapan menerima laporan, melainkan juga oleh kecepatan verifikasi informasi, ketepatan penempatan personel, serta kejelasan tindak lanjut terhadap setiap pengaduan.
Karena itu, pengelolaan informasi dan koordinasi di Command Center diharapkan mampu mendukung penanganan laporan secara proporsional, dengan tetap memperhatikan tingkat urgensi, fakta yang diperoleh, dan prosedur operasional kepolisian.
Kapolres Kutim juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan di lingkungan masing-masing. Partisipasi warga dinilai penting untuk membantu kepolisian memperoleh informasi awal dan menentukan langkah pencegahan maupun penanganan.
“Kami mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kamtibmas. Segera sampaikan laporan apabila mengetahui adanya gangguan keamanan agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat,” ujarnya.
Sinergi Polisi dan Masyarakat
Polres Kutai Timur berharap optimalisasi Command Center dapat memperkuat koordinasi internal sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Keberhasilan upaya tersebut pada akhirnya perlu tercermin dalam tindak lanjut laporan yang efektif, komunikasi yang terbuka, serta kehadiran petugas yang sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Di sisi lain, masyarakat diharapkan menyampaikan informasi secara benar dan bertanggung jawab serta tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi, terutama yang berpotensi menimbulkan keresahan.
Dengan kesiapsiagaan personel dan dukungan partisipasi publik, Polres Kutai Timur berupaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Kepercayaan masyarakat diharapkan terus tumbuh melalui pelayanan yang profesional, tindakan yang terukur, dan komitmen yang dapat dirasakan secara nyata.




















