Wakapolda Kaltim Tegaskan Disiplin Tanpa Kompromi, Personel Polri Wajib Profesional dan Patuh Aturan
BALIKPAPAN, 20 Oktober 2026 – Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Timur, Brigjen Pol. Rustam Mansur, S.I.K., M.M., menegaskan bahwa disiplin, integritas, dan tanggung jawab merupakan prinsip mutlak yang harus dipegang teguh oleh setiap personel Polri dalam menjalankan tugas. Seluruh anggota dituntut bekerja secara profesional, mematuhi aturan, serta menjaga kehormatan institusi melalui tindakan nyata dan kinerja yang dapat dipertanggungjawabkan.
Penegasan tersebut disampaikan Wakapolda Kaltim saat memimpin apel pagi personel Polda Kalimantan Timur. Apel ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kedinasan, meningkatkan kesiapan pelaksanaan tugas, serta memastikan setiap personel senantiasa berpedoman pada aturan dan kode etik profesi Polri.
DISIPLIN ADALAH KEWAJIBAN, BUKAN PILIHAN
Dalam pelaksanaan tugas kepolisian, disiplin tidak boleh dipandang sebagai formalitas atau sekadar rutinitas kedinasan. Disiplin merupakan fondasi utama yang menentukan kualitas, ketegasan, dan profesionalisme seorang anggota Polri.
Setiap personel wajib menunjukkan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, menjaga sikap dan perilaku, melaksanakan perintah kedinasan sesuai aturan, serta menjalankan tanggung jawab dengan penuh kesungguhan. Tidak cukup hanya hadir dan mengikuti kegiatan kedinasan, setiap anggota harus mampu membuktikan komitmennya melalui kinerja yang nyata, terukur, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Disiplin juga harus diterapkan secara konsisten, baik ketika berada dalam pengawasan pimpinan maupun saat menjalankan tugas secara mandiri. Kesadaran untuk menaati aturan harus tumbuh dari tanggung jawab pribadi, bukan semata-mata karena adanya pengawasan atau tuntutan kedinasan.
INTEGRITAS DAN KEPATUHAN MENJADI UKURAN KUALITAS PERSONEL
Setiap anggota Polri mengemban amanah yang besar dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan memberikan perlindungan kepada masyarakat. Karena itu, kewenangan yang dimiliki harus dijalankan secara bertanggung jawab, profesional, dan sesuai dengan ketentuan hukum.
Pelanggaran disiplin, penyalahgunaan kewenangan, maupun tindakan yang bertentangan dengan kode etik dapat merusak kepercayaan publik dan mencederai kehormatan institusi. Oleh sebab itu, setiap personel dituntut mampu menjaga integritas, mengendalikan perilaku, serta menempatkan kepentingan tugas dan masyarakat di atas kepentingan pribadi.
Ketegasan dalam menjalankan tugas harus berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap hukum. Profesionalisme bukan hanya ditunjukkan melalui kemampuan bertindak cepat dan tegas, tetapi juga melalui ketepatan mengambil keputusan, kepatuhan terhadap prosedur, serta kesediaan mempertanggungjawabkan setiap tindakan.
JAGA MARWAH INSTITUSI DAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT
Kepercayaan masyarakat terhadap Polri harus dijaga melalui kedisiplinan, keteladanan, dan kualitas pelayanan yang konsisten. Setiap personel merupakan representasi institusi sehingga sikap, ucapan, dan tindakannya akan turut menentukan penilaian masyarakat terhadap profesionalisme kepolisian.
Karena itu, seluruh personel Polda Kaltim dituntut meningkatkan kualitas pengabdian, memperkuat soliditas internal, menjaga etika profesi, serta memberikan pelayanan yang tegas, adil, transparan, dan humanis.
Penegakan disiplin harus menjadi bagian dari budaya kerja yang melekat dalam setiap pelaksanaan tugas. Tidak boleh ada sikap meremehkan tanggung jawab, mengabaikan prosedur, ataupun bertindak di luar ketentuan yang berlaku.
Melalui apel pagi tersebut, diharapkan seluruh personel semakin memperkuat komitmen untuk bekerja secara tertib, profesional, dan berintegritas, sekaligus meningkatkan kesiapan dalam menghadapi berbagai tantangan tugas kepolisian.
TEGAS DALAM TUGAS, PATUH PADA ATURAN, BERTANGGUNG JAWAB DALAM PENGABDIAN
Penegasan Wakapolda Kaltim menjadi pengingat bahwa kedisiplinan dan integritas merupakan tanggung jawab setiap anggota Polri yang tidak dapat ditawar dalam pelaksanaan tugas. Setiap personel harus mampu menjaga kehormatan seragam yang dikenakan melalui perilaku terpuji, kepatuhan terhadap aturan, dan pengabdian yang sungguh-sungguh.
Dengan disiplin yang kuat, integritas yang kokoh, serta profesionalisme yang terjaga, Polda Kalimantan Timur diharapkan semakin solid dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum secara berkeadilan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Sebab, kewibawaan institusi tidak hanya dibangun melalui kewenangan, tetapi juga melalui keteladanan, kedisiplinan, dan tanggung jawab setiap personel dalam menjalankan amanah negara.




















