PERKUAT OPERASI PENANGANAN KARHUTLA, KAPOLRES PASER SAMBUT 30 PERSONEL BKO BRIMOB MABES POLRI
TANAH GROGOT – Polres Paser memperkuat kesiapsiagaan dan langkah operasional dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sebanyak 30 personel Bawah Kendali Operasi (BKO) Pasukan Pelopor Korps Brimob Mabes Polri tiba di Markas Komando (Mako) Polres Paser dan disambut langsung Kapolres Paser AKBP Sofyan, S.I.K., M.H., Minggu (25/10/2026).
Dukungan personel tersebut diarahkan untuk memperkuat penanganan karhutla di sejumlah wilayah rawan di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Langkah ini menegaskan pentingnya kesiapan personel, ketepatan penempatan kekuatan, serta koordinasi lintas satuan dalam merespons potensi kebakaran secara cepat dan terukur.
Sebelum diterjunkan ke lapangan, kegiatan diawali dengan pengarahan dan paparan situasi karhutla di Ruang Video Conference Mapolres Paser. Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres, Kabag Ops, Kabag Ren, para Kasat, Kasi, serta Kapolsek jajaran guna menyamakan pemahaman mengenai situasi wilayah dan kebutuhan penanganan.
Berdasarkan Telegram Kapolda Kalimantan Timur, 30 personel BKO tersebut akan ditempatkan di enam kecamatan yang menjadi sasaran penguatan penanganan karhutla. Rinciannya, Kecamatan Batu Sopang sebanyak 10 personel, Long Kali enam personel, Muara Komam lima personel, Muara Samu empat personel, Paser Belengkong tiga personel, dan Batu Engau dua personel.
Komposisi penempatan tersebut dapat disesuaikan dengan perkembangan situasi serta kebutuhan operasional di lapangan. Dengan demikian, pengerahan personel diharapkan mampu menunjang efektivitas pemadaman, memperkuat pencegahan, serta meningkatkan respons terhadap titik-titik kebakaran.
Setibanya di Mapolres Paser, seluruh personel menjalani pemeriksaan kesehatan, kemudian mengikuti apel pengecekan yang dipimpin langsung Kapolres Paser. Pemeriksaan dan apel tersebut menjadi bagian dari persiapan untuk memastikan kesiapan personel sebelum melaksanakan tugas di wilayah penempatan masing-masing.
Dalam arahannya, AKBP Sofyan menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus menegaskan pentingnya profesionalisme, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap aturan selama menjalankan tugas.
Kapolres juga memberikan penekanan terhadap penanganan dugaan pembakaran lahan yang dilakukan secara sengaja. Menurutnya, setiap temuan di lapangan harus ditindaklanjuti secara tepat sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.
“Apabila menemukan oknum yang sengaja membakar lahan, segera amankan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Selama bertugas di Paser, jaga nama baik institusi, jangan lakukan pelanggaran, dan utamakan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas,” tegas AKBP Sofyan.
Penegasan tersebut menjadi arahan bagi seluruh personel agar pelaksanaan tugas tidak hanya berfokus pada penanganan kebakaran, tetapi juga mengedepankan tindakan profesional, penegakan hukum yang proporsional, serta perlindungan terhadap masyarakat dan lingkungan.
Usai apel pengecekan, seluruh personel BKO langsung bergeser menuju kecamatan yang telah ditentukan untuk memperkuat jajaran Polres Paser. Kehadiran tambahan kekuatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan, mendukung percepatan penanganan kebakaran, serta mengoptimalkan upaya pencegahan agar api tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.
Penanganan karhutla membutuhkan kesiapan aparat, koordinasi yang solid, dan dukungan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, langkah penguatan personel ini menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan wilayah, melindungi keselamatan warga, serta mempertahankan kelestarian lingkungan di Kabupaten Paser.
Polres Paser bersama personel BKO Brimob Mabes Polri diharapkan dapat menjalankan tugas secara tegas, terukur, dan bertanggung jawab, dengan mengutamakan keselamatan masyarakat serta kepentingan perlindungan lingkungan.




















