Jelang Hari Kesaktian Pancasila, Polresta Balikpapan Perketat Pengamanan dan Perkuat Ketahanan Kebangsaan
BALIKPAPAN, 30 September 2026 – Menjelang peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2026, Polresta Balikpapan memperketat kesiapsiagaan keamanan di seluruh wilayah hukum Kota Balikpapan.
Penguatan pengamanan tidak hanya diarahkan untuk memastikan seluruh rangkaian upacara berjalan aman dan tertib, tetapi juga untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang dapat mengganggu kekhidmatan momentum nasional tersebut.
Bagi Polresta Balikpapan, Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Momentum tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta meneguhkan komitmen terhadap Pancasila sebagai dasar negara.
Kapolresta Balikpapan KBP Jerrold H.Y. Kumontoy, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa menjaga nilai-nilai Pancasila merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah maupun aparat keamanan.
“Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober ini adalah pengingat bagi kita semua, khususnya generasi muda, ASN, TNI-Polri dan seluruh warga Balikpapan, bahwa Pancasila merupakan dasar negara yang harus kita jaga bersama. Tugas kita sekarang adalah mengisinya dengan karya, menjaga persatuan dan memperkuat kehidupan kebangsaan,” tegas Kapolresta.
PATROLI DIPERKUAT, TITIK RAWAN MENJADI PERHATIAN
Sebagai langkah preventif, jajaran Polresta Balikpapan meningkatkan patroli di sejumlah lokasi yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi.
Personel Sat Samapta, Sat Lantas dan Polsek jajaran dikerahkan untuk melaksanakan patroli dialogis di pusat keramaian, kawasan perkantoran pemerintah, sekolah, serta objek-objek vital.
Patroli dilakukan secara berkelanjutan, termasuk pada malam hingga dini hari. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu mencegah potensi gangguan sejak dini sekaligus memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan rasa aman.
Polresta Balikpapan juga menyiapkan pengamanan dan sterilisasi lokasi pelaksanaan upacara Hari Kesaktian Pancasila. Langkah tersebut dilakukan melalui koordinasi bersama Kodim 0905/Balikpapan, Pemerintah Kota Balikpapan dan instansi terkait.
TAK HANYA PENGAMANAN, EDUKASI KEBANGSAAN DIPERKUAT
Upaya menjaga kondusivitas juga dilakukan melalui pendekatan persuasif dan edukatif.
Sat Binmas bersama Bhabinkamtibmas terus mengintensifkan sambang ke sekolah, kampus, Karang Taruna dan lingkungan masyarakat melalui Pos Satkamling.
Pesan yang dibawa tidak sebatas menjaga keamanan lingkungan. Generasi muda dan masyarakat diajak memahami pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran disinformasi, provokasi dan narasi yang berpotensi memecah persatuan.
Di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat dituntut tidak mudah menerima maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Sikap kritis dan bijak dalam menggunakan media sosial dinilai menjadi bagian penting dari upaya menjaga ketahanan sosial dan keamanan lingkungan.
SINERGI TIGA PILAR JADI KUNCI
Polresta Balikpapan juga memperkuat koordinasi bersama pemerintah daerah, TNI, ASN, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda.
Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan Kota Balikpapan yang memiliki posisi strategis sebagai salah satu daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kapolresta mengajak seluruh masyarakat tidak menyerahkan sepenuhnya persoalan keamanan kepada aparat. Menurutnya, situasi yang aman dan kondusif hanya dapat diwujudkan melalui kepedulian serta partisipasi seluruh elemen masyarakat.
“Mari kita jadikan Hari Kesaktian Pancasila ini bukan sekadar upacara, tetapi momentum untuk menghayati kembali nilai-nilai Pancasila, yakni Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Musyawarah dan Keadilan Sosial. Balikpapan harus terus menjadi kota yang toleran, aman dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila,” ujarnya.
Masyarakat juga diimbau menghormati rangkaian peringatan Hari Kesaktian Pancasila, termasuk mengikuti ketentuan pengibaran bendera sesuai pedoman resmi yang berlaku.
Polresta Balikpapan menegaskan komitmennya untuk menjaga seluruh rangkaian kegiatan tetap berlangsung aman, tertib dan khidmat.
Masyarakat yang mengetahui adanya potensi gangguan keamanan maupun membutuhkan kehadiran polisi dapat memanfaatkan Call Center 110 Polri, layanan pengaduan gratis yang beroperasi selama 24 jam.
Dengan pengamanan yang terukur, patroli yang diperkuat, edukasi kebangsaan serta sinergi lintas sektor, Polresta Balikpapan memastikan momentum Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya berlangsung aman, tetapi juga menjadi pengingat bersama bahwa menjaga persatuan dan keamanan merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat.




















