Irjen Jossy Kusumo Resmi Pimpin Korps Sabhara Baharkam Polri, Perkuat Profesionalisme dan Pelayanan kepada Masyarakat
JAKARTA – Korps Sabhara Baharkam Polri memasuki babak kepemimpinan baru. Irjen Jossy Kusumo resmi menjabat Kepala Korps Sabhara (Kakorsabhara) Baharkam Polri setelah menjalani serah terima jabatan di Mako Baharkam Polri, Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Jossy menggantikan Irjen Mahmud Nazly Harahap dalam upacara yang dipimpin langsung oleh Kepala Baharkam Polri, Komjen Herry Heryawan. Pergantian kepemimpinan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas sekaligus memperkuat peran Korps Sabhara dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sebagai salah satu unsur penting dalam fungsi preventif kepolisian, Korps Sabhara memiliki peran strategis dalam mencegah gangguan kamtibmas, meningkatkan kesiapsiagaan personel, serta memastikan kehadiran polisi dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
Dalam kepemimpinannya, Irjen Jossy Kusumo menegaskan pentingnya memperkuat pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan responsif. Menurutnya, perkembangan tantangan keamanan menuntut setiap personel tidak hanya memiliki kemampuan operasional yang mumpuni, tetapi juga integritas, kedisiplinan, serta kepekaan dalam memahami kebutuhan masyarakat.
Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” menjadi salah satu landasan dalam menjalankan tugas tersebut. Kehadiran polisi, kata Jossy, harus mampu memberikan rasa aman, mencegah potensi gangguan sejak dini, serta membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.
Pendekatan humanis tetap harus berjalan beriringan dengan ketegasan dan profesionalisme. Setiap tugas kepolisian perlu dilaksanakan secara terukur, sesuai aturan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Dengan prinsip tersebut, kehadiran personel di lapangan diharapkan tidak hanya menjadi simbol pengamanan, tetapi juga menghadirkan perlindungan dan pelayanan yang benar-benar dibutuhkan publik.
Untuk mendukung pelaksanaan tugas, penguatan patroli preventif, peningkatan kualitas pelayanan, pengamanan objek vital, serta optimalisasi kemampuan personel dan sarana prasarana menjadi aspek yang perlu terus diperhatikan. Langkah-langkah tersebut penting untuk memastikan Korps Sabhara mampu menjawab tantangan keamanan secara efektif dan proporsional.
Jossy juga menekankan bahwa terpeliharanya keamanan dan ketertiban tidak dapat bertumpu pada kepolisian semata. Sinergi dengan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.
Melalui komunikasi yang terbuka, respons yang tepat, serta tindakan pencegahan yang konsisten, kepercayaan masyarakat terhadap Polri diharapkan semakin kuat. Kepercayaan tersebut harus dibangun melalui kinerja nyata, bukan sekadar pernyataan, sehingga manfaat kehadiran polisi dapat dirasakan langsung dalam kehidupan sehari-hari.
Upacara serah terima jabatan berlangsung melalui rangkaian pembacaan keputusan Kapolri, pengambilan sumpah jabatan, serta penandatanganan berita acara serah terima jabatan dan pakta integritas. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pejabat utama Baharkam Polri, termasuk Kakorbinmas, Kakorpolairud, dan sejumlah pejabat di lingkungan Korsabhara Baharkam Polri.
Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat pelaksanaan tugas Korps Sabhara dalam mendukung kebijakan Kapolri, khususnya mewujudkan kepolisian yang profesional, modern, responsif, dan dekat dengan masyarakat.
Pada akhirnya, keberhasilan Korps Sabhara tidak hanya diukur dari kesiapan personel maupun intensitas patroli, tetapi juga dari kemampuan mencegah gangguan keamanan, memberikan pelayanan yang berkualitas, dan menghadirkan rasa aman bagi masyarakat. Semangat Polisi Bersama Masyarakat diharapkan terus diwujudkan melalui dedikasi, integritas, dan tindakan nyata di lapangan.




















