KAPOLDA KALTIM LAKSANAKAN PROGRAM POLISI PEDULI PENGANGGURAN, DORONG PENDATAAN DAN SINERGI PERLUAS KESEMPATAN KERJA
BALIKPAPAN – Polda Kalimantan Timur memperkuat pendekatan sosial melalui program Polisi Peduli Pengangguran yang dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK), Jalan Sepinggan Baru Nomor 31, Balikpapan, Kamis (29/10/2026). Kegiatan yang dipimpin Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., M.H., C.F.E., CFrA., ini diarahkan untuk membangun komunikasi dengan masyarakat pencari kerja sekaligus mendorong pemetaan kebutuhan dan kendala dalam memperoleh pekerjaan.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Kaltim didampingi Direktur Intelkam, Direktur Binmas, serta Kepala Bidang Keuangan Polda Kaltim. Kehadiran jajaran Polda Kaltim menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian kepolisian terhadap persoalan sosial yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.
Program Polisi Peduli Pengangguran dilaksanakan dengan mendorong pendataan warga pencari kerja agar kebutuhan, potensi, dan hambatan yang mereka hadapi dapat dipetakan secara lebih terarah. Informasi tersebut diharapkan menjadi bahan koordinasi dengan instansi pemerintah, lembaga pelatihan kerja, dunia usaha, serta pihak terkait lainnya.
PENDATAAN MENJADI LANGKAH AWAL PENANGANAN
Persoalan pengangguran membutuhkan penanganan lintas sektor yang berkelanjutan. Ketersediaan lapangan kerja, kesesuaian keterampilan, akses terhadap informasi lowongan, serta kebutuhan tenaga kerja merupakan sejumlah aspek yang perlu diperhatikan dalam memperluas kesempatan kerja.
Melalui kegiatan ini, Polda Kaltim mendorong terbangunnya komunikasi yang lebih dekat dengan warga pencari kerja sehingga kendala yang dihadapi dapat diketahui secara langsung. Pendekatan tersebut juga diharapkan membantu mengidentifikasi bentuk dukungan yang relevan sesuai kebutuhan masyarakat.
Meski demikian, pendataan dan komunikasi merupakan langkah awal yang perlu ditindaklanjuti melalui koordinasi konkret dengan instansi dan lembaga yang memiliki kewenangan di bidang ketenagakerjaan. Pembukaan lapangan kerja, penempatan tenaga kerja, serta peningkatan kompetensi tetap memerlukan peran aktif pemerintah, lembaga pelatihan, dan dunia usaha.
PERAN POLRI DALAM MEMPERKUAT KEPEDULIAN SOSIAL
Kehadiran Kapolda Kaltim dalam program tersebut mencerminkan upaya memperluas pendekatan pelayanan Polri, tidak hanya pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat serta penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kondisi sosial warga.
Komunikasi langsung dengan masyarakat menjadi sarana untuk menyerap aspirasi dan memahami persoalan yang berkembang di lapangan. Dengan demikian, langkah lanjutan dapat diarahkan secara lebih tepat melalui kerja sama dengan pemangku kepentingan terkait.
Polda Kaltim berharap program Polisi Peduli Pengangguran dapat memperkuat sinergi antarlembaga serta mendorong upaya penanganan pengangguran yang lebih terarah dan berkesinambungan di Kalimantan Timur.
Keberhasilan upaya tersebut membutuhkan tindak lanjut yang terukur, koordinasi yang konsisten, dan keterlibatan berbagai pihak. Dengan kolaborasi yang baik, kebutuhan pencari kerja diharapkan dapat lebih terhubung dengan program pelatihan dan peluang kerja yang tersedia.
Melalui program ini, Polda Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat, mendengarkan aspirasi warga, serta mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Keterangan: Naskah disusun berdasarkan informasi kegiatan yang tersedia. Belum terdapat data mengenai jumlah pencari kerja yang terdata, hasil pendataan, maupun peluang kerja konkret yang telah dibuka dalam kegiatan tersebut.




















