Polwan dan Bhayangkari Polda Kaltim Teguhkan Kepedulian, 316 Kg Gula Dibagikan kepada Warga
BALIKPAPAN – Kepedulian terhadap masyarakat tidak berhenti pada kata-kata. Polisi Wanita (Polwan) Polda Kalimantan Timur bersama Bhayangkari Daerah Kaltim kembali menunjukkan komitmen kemanusiaan melalui aksi sosial Polwan dan Bhayangkari Polda Kaltim Berbagi.
Kegiatan tersebut digelar di Balai Desa Silih Berganti, Jalan Swadaya RT 38, Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Balikpapan Tengah, Selasa (15/9/2026). Polwan Ditpolair, Dittahti dan SPKT Polda Kaltim bersama Bhayangkari hadir langsung menyapa masyarakat sekaligus menyerahkan bantuan kebutuhan pokok.
Sebanyak 316 kilogram gula pasir disalurkan kepada warga. Bantuan tersebut terdiri dari 200 kilogram dari Ibu Kapolda Kaltim, 80 kilogram dari Ibu Dirpolair Polda Kaltim, dan 36 kilogram dari Ibu Dittahti Polda Kaltim.
Bantuan itu memang sederhana, namun memiliki makna penting. Di tengah kebutuhan masyarakat yang terus berkembang, perhatian dan kehadiran langsung dari keluarga besar Polri menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kondisi warga.
Tidak sekadar menyerahkan bantuan, para Polwan dan Bhayangkari juga meluangkan waktu untuk berbincang dan mendengarkan masyarakat. Interaksi tersebut menciptakan suasana hangat sekaligus memperkuat jembatan komunikasi antara Polri dan warga.
Kehadiran Polwan dan Bhayangkari di tengah masyarakat menjadi bagian dari wajah pengabdian Polri yang tidak hanya mengedepankan keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga kepedulian, empati dan kemanusiaan.
Polri Hadir Bukan Sekadar Menjaga, Tetapi Juga Peduli
Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan wujud kepedulian keluarga besar Polda Kaltim sekaligus upaya mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat.
“Polri tidak hanya hadir dalam pelaksanaan tugas menjaga keamanan, tetapi juga berupaya hadir melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Semangat berbagi ini menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan dan kepercayaan masyarakat kepada Polri,” ujarnya.
Menurut Tedy, kepedulian sosial harus terus dipelihara dan diwujudkan secara konsisten. Sebab, kehadiran Polri akan semakin bermakna ketika masyarakat merasakan langsung manfaat dari pengabdian yang diberikan.
“Hal sederhana seperti berbagi kebutuhan pokok dapat menjadi bentuk perhatian yang berarti. Kami berharap semangat kepedulian dan gotong royong ini terus tumbuh di lingkungan keluarga besar Polri maupun masyarakat,” katanya.
Kegiatan Polwan dan Bhayangkari Polda Kaltim Berbagi sekaligus menjadi pesan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak selalu harus diwujudkan melalui langkah besar. Kepedulian yang dilakukan dengan ketulusan, kehadiran yang diberikan dengan empati, dan bantuan yang disalurkan kepada mereka yang membutuhkan merupakan bagian penting dari pengabdian Polri.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar dan penuh keakraban.




















