Respons Cepat Polsek Samboja, Karhutla di Samboja Barat Seluas 1 Hektare Berhasil Dipadamkan
KUKAR – Respons cepat dan sinergi lintas unsur kembali ditunjukkan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Kebakaran yang melanda kawasan Jalan Soekarno-Hatta Km 47, RT 12, Kelurahan Bukit Merdeka, Kecamatan Samboja Barat, Senin (28/9/2026), berhasil dikendalikan sebelum meluas.
Kobaran api membakar vegetasi dan lahan dengan luas terdampak diperkirakan mencapai 10.000 meter persegi atau sekitar 1 hektare. Begitu informasi diterima, personel Polsek Samboja langsung bergerak menuju lokasi dan berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan penanganan.
Sebanyak dua personel Polsek Samboja bergabung dengan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur, Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Bukit Merdeka, serta personel perusahaan. Kekuatan gabungan tersebut dikerahkan untuk memutus penyebaran api sekaligus melakukan pembasahan pada area yang terbakar.
Di lapangan, lima personel Dinas Kehutanan, dua anggota MPA dan tujuh personel perusahaan turut memperkuat operasi pemadaman. Sejumlah armada pendukung juga dikerahkan, termasuk kendaraan tangki milik Dinas Kehutanan Provinsi Kaltim dan perusahaan serta satu unit kendaraan berukuran lebih kecil untuk menjangkau titik-titik yang sulit diakses.
Pemadaman dimulai sekitar pukul 14.00 WITA. Petugas bekerja secara intensif dengan memprioritaskan pengendalian titik api agar kobaran tidak merambat ke kawasan lain.
Kerja cepat tim gabungan membuahkan hasil. Sekitar pukul 17.15 WITA, api berhasil dipadamkan. Petugas kemudian melakukan penyisiran dan pendinginan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang berpotensi kembali menyala.
Meski lokasi kejadian berjarak sekitar 30 kilometer dari Mako Polsek Samboja, jarak tersebut tidak menghambat respons kepolisian. Kecepatan bertindak menjadi bagian penting dalam mencegah kebakaran berkembang dan menimbulkan dampak yang lebih luas.
Kapolsek Samboja bersama jajaran terus memperkuat koordinasi dengan unsur terkait, termasuk meningkatkan patroli dan pemantauan di kawasan yang dinilai rawan karhutla.
Penanganan cepat menjadi langkah utama. Setiap laporan kebakaran ditindaklanjuti untuk memastikan api segera dikendalikan, wilayah tetap aman, dan masyarakat terlindungi dari ancaman meluasnya karhutla.



















