Waspada Penipuan Online Bermodus Hadiah, Masyarakat Diminta Jangan Mudah Terpancing
KALTIM – Masyarakat diingatkan untuk tidak lengah menghadapi maraknya penipuan online dengan modus pemberian hadiah. Pelaku kerap memanfaatkan iming-iming hadiah berupa mobil, sepeda motor maupun barang berharga lainnya untuk meyakinkan calon korban.
H. Hamdan dari Jurnal Polda Kaltim menegaskan, masyarakat harus bersikap kritis setiap kali menerima telepon atau pesan yang menginformasikan kemenangan hadiah yang tidak pernah diikuti.
“Kalau menerima telepon yang mencurigakan, jangan dilayani. Segera matikan telepon dan blokir nomor tersebut. Jangan mudah percaya hanya karena pelaku menyampaikan bahwa kita mendapatkan hadiah,” tegas H. Hamdan, Selasa (29/9/2026).
Menurutnya, masyarakat perlu memahami bahwa pelaku penipuan dapat menggunakan berbagai cara untuk membangun kepercayaan korban. Karena itu, setiap informasi mengenai hadiah harus terlebih dahulu dipastikan kebenarannya melalui sumber resmi.
Masyarakat juga diminta tidak memberikan data pribadi, kode OTP, PIN, password, maupun informasi perbankan kepada pihak yang tidak dikenal.
“Jangan sampai tergiur hadiah justru membuat kita mengalami kerugian. Kalau ada informasi yang mencurigakan, lebih baik abaikan dan lakukan pengecekan terlebih dahulu,” ujarnya.
H. Hamdan turut mengajak masyarakat menyampaikan imbauan tersebut kepada keluarga, kerabat dan lingkungan sekitar. Langkah sederhana seperti saling mengingatkan dinilai penting agar semakin banyak masyarakat memahami ciri-ciri penipuan online.
Waspada, jangan mudah percaya, dan jangan terburu-buru mengikuti instruksi dari pihak yang tidak dikenal. Iming-iming hadiah bukan alasan untuk mengabaikan keamanan data dan keuangan pribadi.



















