Cegah Karhutla, Sat Binmas Polresta Balikpapan Perkuat Patroli dan Revitalisasi Satkamling hingga Dini Hari
BALIKPAPAN, 30 September 2026 – Menghadapi musim kemarau panjang yang meningkatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polresta Balikpapan memperkuat langkah pencegahan melalui patroli sambang dan revitalisasi Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling).
Upaya tersebut dilakukan Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polresta Balikpapan dengan menyambangi sejumlah pos Satkamling serta berdialog langsung dengan masyarakat pada Selasa malam hingga Rabu dini hari, 29–30 September 2026.
Patroli berlangsung mulai pukul 23.00 WITA hingga 02.00 WITA, dengan menyasar lingkungan masyarakat yang dinilai membutuhkan penguatan kewaspadaan, sekaligus memastikan sistem keamanan berbasis masyarakat tetap berjalan.
Kegiatan dipimpin Kasat Binmas Polresta Balikpapan AKP Beny Sitompul, P., S.H., bersama Aipda Joko W. selaku Ps. Kasubnit Binkamsa Sat Binmas, Brigadir Hasan B. dan Bripda M. Ilham.
Dua lokasi menjadi sasaran kunjungan, yakni Pos Kamling RT 22 Kelurahan Gunung Samarinda, Kecamatan Balikpapan Utara, yang diterima Ketua RT Madan, serta Pos Kamling RT 30 Kelurahan Gunung Sari Ulu, Kecamatan Balikpapan Tengah, yang diterima Ketua RT Herdi.
Karhutla Harus Dicegah Sejak Awal
Dalam dialog bersama warga, personel Sat Binmas menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi Karhutla. Kondisi lahan yang kering selama musim kemarau membuat sumber api sekecil apa pun berpotensi berkembang apabila tidak segera ditangani.
Masyarakat diimbau tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan asap, titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Pencegahan tersebut membutuhkan kedisiplinan seluruh pihak. Masyarakat tidak hanya diharapkan menjadi penerima informasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendeteksi dan mencegah potensi kebakaran sejak dini.
Satkamling Diperkuat, Gangguan Kamtibmas Diantisipasi
Selain Karhutla, penguatan Satkamling menjadi perhatian dalam patroli tersebut. Warga didorong mengaktifkan kembali ronda malam secara teratur dan bergiliran sesuai kebutuhan lingkungan.
Keberadaan Satkamling dinilai penting sebagai bagian dari sistem deteksi dini terhadap berbagai gangguan keamanan, termasuk pencurian, perkelahian, tawuran maupun potensi gangguan Kamtibmas lainnya.
Dengan pengawasan lingkungan yang berjalan secara konsisten, setiap persoalan diharapkan dapat diketahui dan dilaporkan lebih cepat sehingga penanganannya dapat segera dilakukan sesuai kewenangan.
Kapolresta Balikpapan KBP Jerrold H.Y. Kumontoy, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Binmas AKP Beny Sitompul, P., S.H., menegaskan bahwa keamanan lingkungan tidak dapat hanya dibebankan kepada aparat kepolisian.
“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Dengan Satkamling yang aktif, maka deteksi dini terhadap Karhutla dan gangguan Kamtibmas bisa lebih cepat,” ujar Kasat Binmas.
Penguatan Satkamling juga menjadi bagian dari upaya membangun keamanan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Hal tersebut dinilai penting bagi Balikpapan yang memiliki posisi strategis sebagai salah satu daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Kolaborasi Polri dan Masyarakat Jadi Kunci
Revitalisasi Satkamling diharapkan mampu meningkatkan kepedulian warga terhadap kondisi lingkungan sekaligus memperkuat koordinasi antara masyarakat dan kepolisian.
Kehadiran warga melalui kegiatan ronda juga diharapkan dapat membantu mengidentifikasi potensi gangguan sejak awal, tanpa mengambil alih kewenangan aparat dalam penanganan perkara maupun situasi yang membutuhkan tindakan kepolisian.
Dalam kesempatan itu, Sat Binmas turut menyampaikan bahwa masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian dapat menghubungi Call Center 110 Polri, yang tersedia secara gratis selama 1×24 jam.
Kegiatan patroli dan sambang berlangsung aman, lancar dan kondusif. Kehadiran personel kepolisian hingga dini hari menjadi bagian dari upaya menjaga komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus memastikan kewaspadaan terhadap Karhutla dan gangguan Kamtibmas terus terpelihara.
Satkamling aktif, kewaspadaan diperkuat, Karhutla dicegah sejak dini, keamanan lingkungan dijaga bersama.



















